2 Kali Tanding Catur, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kalah dengan Anak 9 Tahun

Selasa, 20 Oktober 2026 | 12.54 WIB
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Sugono bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal, AYK memberikan apresiasi kepada Rumaisha Al-Husna Fakhruroji, pecatur kecil asal Desa Kambangan, Kecamatan Lebaksiu saat di ruang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Senin 19 Oktober 2026. (Guntur)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Sugono bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal, AYK memberikan apresiasi kepada Rumaisha Al-Husna Fakhruroji, pecatur kecil asal Desa Kambangan, Kecamatan Lebaksiu saat di ruang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Senin 19 Oktober 2026. (Guntur)

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kab. Tegal kalah 2 kali tanding catur lawan pecatur cilik 9 tahun, Rumaisha Al-Husna, yang bersiap maju Kejurnas di Banten.

SLAWI, puskapik.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan (AYK) harus mengakui kehebatan Rumaisha Al-Husna Fakhruroji dalam bermain catur.

Anak umur 9 tahun asal Desa Kambangan, Kecamatan Lebaksiu itu, berhasil mengalahkan AYK dalam 2 pertandingan tanpa balas.

Pertandingan catur itu terjadi saat Rumaisha yang masih duduk di bangku kelas IV SD Negeri Kambangan 02, bersama ayahnya yang juga Kepala SD Negeri Kambangan 02, Fakhruroji mendatangi gedung DPRD Kabupaten Tegal, Senin 19 Oktober 2026.

Rumaisha dan ayahnya, diterima Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDI Perjuangan, KRT Sugono Adinagoro dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan (AYK).

Baca Juga: Mahasiswa dan Masyarakat Pemalang Tuntut Keadilan untuk Korban Perundungan

Untuk mencoba kemampuan Rumaisha yang juara kompetisi catur tingkat nasional dan Jawa Tengah itu, AYK main catur selama dua kali. Dalam pertandingan pertama, AYK hanya bertahan 5 menit. Di babak kedua, AYK cukup bertahan lama sampai 10 menit lebih. AYK mengaku bangga dengan prestasi Rumaisha.

Terlebih, siswi SD Negeri Kambangan 02, Kecamatan Lebaksiu, tersebut berasal dari daerah pemilihan (dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Slawi, Lebaksiu, dan Dukuhwaru.

Sebagai wakil rakyat dari dapil tersebut, AYK menyatakan siap memberikan dukungan agar perjalanan prestasi Rumaisha tidak berhenti pada gelar juara.

Baca Juga: Bahas Giant Sea Wall, Momen Gubernur Ahmad Luthfi Bagikan Gorengan di Depan Menko AHY

”Saya akan terus mendukung Rumaisha agar prestasinya semakin meningkat hingga berhasil meraih gelar Master Percasi,” cetusnya.

Keseriusan AYK dalam melihat kemampuan Rumaisha bahkan ditunjukkan dengan menjajal langsung permainan catur melawan pecatur cilik tersebut di kantor DPRD Kabupaten Tegal.

Dari pertandingan itu, AYK mengakui Rumaisha memiliki teknik permainan yang bagus. Kemampuannya membaca strategi lawan juga dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat nasional.

Bagi Rumaisha, dukungan dua legislator tersebut menjadi penyemangat tersendiri menjelang Kejurnas. Apalagi, selama mengikuti sejumlah turnamen, kebutuhan biaya perjalanan dan keikutsertaan lomba kerap harus ditanggung sendiri oleh keluarga.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Sugono memberikan apresiasi sekaligus dukungan agar siswi kelas IV SD tersebut terus mengukir prestasi hingga meraih gelar Master Percasi.

Dukungan itu menjadi suntikan semangat bagi Rumaisha yang tengah bersiap menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Banten, 23–26 Oktober 2026. Di usianya yang masih belia, Rumaisha telah membuktikan mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di arena catur.

Sugono menegaskan, prestasi Rumaisha patut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurut dia, pembinaan atlet usia dini tidak cukup hanya mengandalkan semangat dan kemampuan, tetapi juga membutuhkan dukungan finansial serta fasilitas yang memadai.

”Saya sangat bangga. Di usia yang masih belia, kelas IV SD, Rumaisha sudah mampu meraih juara satu tingkat nasional. Kami berharap pemerintah daerah melalui KONI bisa memberikan penghargaan yang maksimal,” ujar Sugono.

Sugono menilai, tidak semua atlet memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mengikuti berbagai kejuaraan. Padahal, kompetisi menjadi bagian penting dalam mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan. Karena itu, ia mendorong adanya dukungan konkret, baik berupa bantuan dana maupun fasilitas lain yang menunjang kemajuan atlet.

”Kita harus memberikan support. Tidak semua atlet memiliki kondisi finansial yang mencukupi. Dukungan dana maupun lainnya sangat dibutuhkan agar atlet bisa terus berkembang,” tegasnya.

Sugono juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Rumaisha yang akan berlaga di Kejurnas Catur Banten. Ia berharap pecatur muda tersebut mampu kembali meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Tegal di tingkat nasional.

Ayah Rumaisha yang juga Kepala SD Negeri Kambangan 02, Kecamatan Lebaksiu, Fakhruroji mengungkapkan, putrinya baru saja meraih Juara I sekaligus Juara Umum pada Seri 4 Kelompok Umur (KU) 10 Putri Liga Catur Yunior Gelora Jawa Tengah 2026.

Kompetisi tersebut digelar di Ambarawa, Jawa Tengah, pada 10 Oktober 2026. Rumaisha tampil gemilang hingga mampu menjadi yang terbaik di kelompok usianya. Prestasi itu menambah daftar pencapaian Rumaisha. Sebelumnya, ia juga meraih Juara I dalam kompetisi catur tingkat nasional yang digelar di kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), pekan lalu.

Kini, fokus Rumaisha tertuju pada Kejurnas Catur di Banten. Persiapan terus dilakukan melalui latihan di sekolah catur di Pakembaran, Slawi, serta sekolah catur daring di bawah asuhan Utut Adianto.

Sang ayah mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan dua anggota DPRD Kabupaten Tegal tersebut. Terlebih, keduanya turut memberikan uang saku untuk membantu kebutuhan Rumaisha mengikuti Kejurnas.

”Saya sangat bersyukur mendapat support dari dua anggota DPRD Kabupaten Tegal. Selama ini, ketika mengikuti turnamen ke Semarang, Purbalingga, Purwokerto, hingga Pemalang, biayanya sering kami tanggung sendiri,” tuturnya.

Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurut dia, dukungan tersebut sangat berarti bagi keluarga, terutama untuk menunjang langkah Rumaisha mengikuti kompetisi yang membutuhkan biaya perjalanan dan persiapan.

Selain dari dua legislator, Rumaisha juga telah menerima dukungan materi dari Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tegal.

Sebelumnya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman juga memberikan penghargaan atas prestasi yang diraih pecatur muda tersebut.

”Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan, termasuk Bupati Tegal. Bantuan ini sangat berarti agar Rumaisha bisa terus mengikuti kejuaraan,” pungkasnya.

Artikel Terkait