Anggota DPR RI, Fikri Faqih Bicara Dampak Perang Iran Vs AS Israel

Anggota DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai perang Iran–AS–Israel berdampak pada UMKM Tegal. Ekspor sarung goyor ke Timur Tengah terganggu sehingga perlu perluasan pasar.
SLAWI, puskapik.com - Anggota DPR RI, Dr H Abdul Fikri Faqih MM bicara soal dampak perang Iran dengan Amerika Serikat (As) dan Israel. Terutama, dampak terhadap UMKM di Tegal yang mengekspor ke negara-negara di Timur Tengah.
"Kami sudah mendengar ada beberapa produk lokal Tegal yang kesulitan ekspor akibat perang Iran dengan AS Israel," kata Fikri Faqih saat hadir di Bimbingan Teknis Strategi Media Sosial Untuk UMKM di Kabupaten Tegal, Kamis 5 Maret 2026.
Anggota Komisi X DPR RI menilai perang Iran vs AS Israel yang jaraknya sangat jauh telah berdampak hingga wilayah Tegal. Salah satunya produk sarung goyor yang terkendala ekspor ke Afrika Selatan. Padahal, tidak dikirim ke wilayah perang, namun dampaknya dirasakan seluruh dunia.
Baca Juga: Ada Bazar Ramadhan di Mulyoharjo Pemalang, Jajakan Kuliner Buka Puasa
"Saya yakin UMKM Tegal banyak ekspor ke luar negeri. Semoga di negara-negara terdekat, seperti Malaysia, Singapore, Thaland dan lainnya," ujar politisi PKS itu.
Namun demikian, lanjut dia, produk sarung asal Tegal banyak yang ke negara-negara Timur Tengah, seperti Jeddah, Saudi Arabia, Bahrain dan lainnya. Produk UMKM Tegal berupa sarung tidak langsung di ekspor oleh UMKM, tapi melalui perusahaan-perusahaan besar. Hal itu dinilai akan goyah dengan dampak perang Iran vs AS Israel.
"Dengan penguatan media sosial sebagai market, maka akan memperluas pasar," kata Fikri.
Fikri Faqih berharap para UMKM melakukan perluasan pasar di negara Asia Tenggara dan Asia Tengah. Salah satunya negara yang berpotensi untuk pengembangan pasar, yakni Usbekistan. Negara itu sangat berharap ada penerbangan langsung Indonesia ke Usbekistan tanpa transit negara lainnya.
"Padahal, produk sarung Tegal banyak yang kecil-kecil dan menyuplai perusahaan besar untuk ekspor. Jadi, dampaknya akan meluas dengan perang Iran vs AS Israel," jelas politisi PKS itu.



