DPK PMN Kabupaten Tegal Siap Perjuangkan Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Senin, 1 Juni 2026 | 19.22
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Pejuang Marhaenis Nusantara (PMN) Jawa Tengah Puji Krisdyantoro melantik pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) beserta Pengurus Komisariat Kecamatan Kabupaten Tegal Pejuang Marhaenis Nusantara (PMN) periode 2026-2031 resmi dideklarasikan dan dilantik pada Senin, 1 Juni 2026.
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Pejuang Marhaenis Nusantara (PMN) Jawa Tengah Puji Krisdyantoro melantik pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) beserta Pengurus Komisariat Kecamatan Kabupaten Tegal Pejuang Marhaenis Nusantara (PMN) periode 2026-2031 resmi dideklarasikan dan dilantik pada Senin, 1 Juni 2026.

DPK Pejuang Marhaenis Nusantara Kabupaten Tegal resmi dilantik. Organisasi ini siap memperjuangkan pendidikan, ekonomi rakyat, dan membela kaum marjinal.

SLAWI, puskapik.com - Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) beserta Pengurus Komisariat Kecamatan Kabupaten Tegal Pejuang Marhaenis Nusantara (PMN) periode 2026-2031 resmi dilaksanakan pada Senin, 1 Juni 2026.

Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Kafe Sendjati Rodjo Tater, Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal dihadiri perwakilan Forkopimda Kabupaten Tegal dan tamu undangan.

Prosesi sakral ini dibuka dengan penampilan Tari Gambyong Marikangen yang dibawakan oleh empat orang penari dari Sanggar Rona Budaya, menambah nuansa kebudayaan yang kental di awal acara.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Kegiatan Ikbal Ali Umamit, menyampaikan PMN menjadi wadah perjuangan bukan hanya bagi kaum marhaenis saja tetapi juga bagi masyarakat Indonesia dan kaum termarjinalkan .

Selain itu juga menjadi wadah aspirasi dalam hal kesejahteraan dan pemberantasan kemaksiatan dan kedzaliman yang dihadapai masyarakat Indonesia.

"Kami berharap agar PMN dapat menjadi wadah perjuangan sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat luas,"tuturnya.

Ia juga menegaskan komitmen PMN untuk membangun sinergi dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tegal, institusi TNI, Polri, serta lembaga-lembaga terkait lainnya.

Puncak pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka organisasi secara langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PMN Jawa Tengah Puji Krisdyantoro kepada Ketua DPK PMN Kabupaten Tegal yang baru, Chalimi.

Ketua DPP PMN Jaten Puji Krisdyantoro, memberikan apresiasi yang luar biasa atas terbentuknya kepengurusan ini. Ia berharap DPK PMN Kabupaten Tegal di bawah kepemimpinan Chalimi mampu menjadi role model (percontohan) bagi daerah-daerah lain di Jawa Tengah.

"Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh munculnya tokoh-tokoh luar biasa di Kabupaten Tegal ini. Struktur kepengurusannya sangat lengkap di semua lini, diisi oleh orang-orang kompeten dan senior dari berbagai lapisan masyarakat. Ini merupakan sebuah kemajuan besar," ujar Puji.

Puji menambahkan bahwa kepengurusan di Kabupaten Tegal ini sudah memasuki periode kedua. DPP PMN Jateng yang sebelumnya telah mendeklarasikan kepengurusannya secara berkesinambungan pada 11 Januari 2026 di Wisma Perdamaian Semarang akan terus berjalan seiring untuk merawat akar rumput, khususnya dalam kegiatan sosial dan kebencanaan.

Sementara itu, Ketua DPK PMN Kabupaten Tegal yang baru dilantik, Chalimi, menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi ini menjadi pelopor dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia juga menekankan pentingnya meluruskan pemahaman masyarakat mengenai esensi Marhaenisme.

"Kata Marhaen adalah sebuah ajaran untuk membela kaum yang tertindas dan terpinggirkan oleh sistem demi menuntut keadilan. Dalam bahasa Arab, ini disebut Mustad'afin, yaitu membela kaum kecil yang tertindas. Esensi ajaran ini adalah kemanusiaan dan penegakan keadilan," jelas Chalimi.

Chalimi menegaskan bahwa ke depan, PMN Kabupaten Tegal tidak akan terjebak dalam slogan-slogan atau seremoni belaka, melainkan berfokus pada aksi nyata dan edukasi.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait