Bupati Tegal H Ischak Minta Pembangunan Jalan Yamansari-Bojong Dipercepat, Telan Anggaran Rp30 M

Pemkab Tegal mempercepat pembangunan jalan Yamansari–Bojong sepanjang 16 kilometer. Proyek senilai Rp30 miliar ditargetkan rampung November 2026 untuk mendukung ekonomi.
SLAWI, puskapik.com - Pembangunan jalan Yamansari, Kecamatan Lebaksiu hingga Kecamatan Bojong di Kabupaten Tegal, tengah berlangsung sejak beberapa pekan lalu.
Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman meminta pembangunan dipercepat agar bisa segera dinikmati masyarakat.
"Tahun ini, kita bisa memprioritaskan pembangunan akses menuju kawasan pariwisata, kegiatan ekonomi, hingga pendidikan. Seluruh ruas jalan ini nantinya menggunakan lapisan aspal AC-BC dan finishing AC-WC secara penuh, ditambah pengerasan bahu jalan selebar satu meter di sisi kanan dan kiri sehingga kualitas jalan menjadi lebih kuat dan nyaman dilalui masyarakat," kata Bupati Ischak, baru-baru ini.
Baca Juga: Perhutani Panen Perdana Tebu ATM di Petak 45 RPH Kalibanteng KPH Balapulang Tegal
Dikatakan, ruas jalan Yamansari hingga Bojong sendiri terbagi ke dalam lima paket pekerjaan, meliputi ruas Yamansari–Timbangreja, Timbangreja–Kalibakung, Kalibakung–Senggang, Senggang–Karangjambu, dan Karangjambu–Bojong.
Pembangunan kelima ruas jalan tersebut memiliki panjang sekitar 16 kilometer. Proyek ini dibiayai melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran sekitar Rp30 miliar.
Ischak menjelaskan, peningkatan kualitas jalan tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Baca Juga: 30 Guru IPA SMP Brebes Digenjot Kuasai Aplikasi e-ASIC Berbasis Machine Learning
Dengan kondisi jalan yang semakin baik, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta mobilitas warga diharapkan menjadi lebih lancar dan efisien.
Menurut Ischak, ruas Yamansari hingga Bojong selama ini merupakan salah satu jalur strategis yang setiap hari dilalui masyarakat untuk berbagai kepentingan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses menuju kawasan wisata.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
"Pembangunan jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto Raharjo menjelaskan, proyek pembangunan ruas jalan Yamansari hingga Bojong dilaksanakan melalui lima paket pekerjaan dengan total nilai kontrak hampir Rp30 miliar.
Menurut Teguh, masing-masing paket memiliki nilai kontrak dan jadwal pelaksanaan yang berbeda, namun secara umum seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada November 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
"Selain peningkatan kualitas badan jalan, proyek ini juga mencakup pengerasan bahu jalan selebar satu meter di kedua sisi. Keberadaan bahu jalan ini diharapkan bisa meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperpanjang umur konstruksi jalan," pungkasnya.


