Diterjang Angin Kencang, Ratusan Rumah Warga di Bumijawa Tegal Rusak Parah

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal selama dua hari berturut-turut
SLAWI, puskapik.com - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal selama dua hari berturut-turut, Selasa 3 Maret 2026 malam dan Rabu 4 Maret 2026 sore.
Akibatnya, ratusan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.
Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah yang terbang tersapu angin.
Baca Juga: OJK Tegal Bentuk Duta Sakinah untuk Perkuat Literasi Keuangan Syariah Pelajar
Berdasarkan data sementara, bencana ini melanda sejumlah desa dengan dampak bervariasi.
Camat Bumijawa Muhammad Sihabuddin menuturkan, lebih dari 100 rumah terdampak bencana tersebut.
Dari laporan sementara desa yang terdampak antara lajn Desa Sigedong (68 rumah), Batumirah (64 rumah), Begawat (20 rumah), Pagerkasih ( 5 rumah), Bumijawa (16 rumah), Sokatengah (32 rumah) dan masih ada desa lainnya yang masih dilakukan pendataan.
Sihab menambahkan, jumlah rumah terdampak kemungkinan lebih besar karena banyak warga yang tidak melapor akibat kerusakan skala kecil.
Sebagai langkah penanganan cepat, relawan dari berbagai organisasi bersama warga telah turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan puing-puing.
Pihak Kecamatan Bumijawa juga mulai menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako bagi warga terdampak.
Baca Juga: Seminar Toleransi Digelar di Tegal Saat Konflik Global Memanas
"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kami mengimbau warga yang rumahnya rusak berat untuk mengungsi sementara ke tempat aman, sementara rumah yang rusak ringan bisa segera diperbaiki," tambah Sihab., Kamis, 5 Maret 2026.
Desa Sigedong menjadi wilayah terparah yang terdampak. Dahsyatnya terjangan angin di desa tersebut sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial, memperlihatkan genting-genting rumah yang ludes terbawa angin.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihak kecamatan telah berkoordinasi dan mengajukan bantuan tambahan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal untuk percepatan pemulihan.***
Artikel Terkait

32 Tim Ramaikan Turnamen Kapolres Tegal Cup IV, Perebutkan Hadiah Rp 150 Juta

Layanan SIM Hingga Gudang Senjata Api Polres Tegal Jadi Sasaran Tim Audit Tim Itwasda Polda Jateng

Bupati Tegal Tinjau Perbaikan Ruas Balamoa-Kemantran, Progres Capai 83%
