Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Tegal Fokuskan Musrenbang 2027 pada Infrastruktur Dasar

Rabu, 1 April 2026 | 19.01
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Pendopo Amangkurat, Selasa, 31 Maret 2026.
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Pendopo Amangkurat, Selasa, 31 Maret 2026.

Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Amangkurat fokus pada percepatan infrastruktur dasar guna mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal.

SLAWI, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Tegal menetapkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Hal ini ditegaskan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Pendopo Amangkurat, Selasa, 31 Maret 2026.

“Arah kebijakan pembangunan tahun 2027 difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Selain itu, pengembangan pariwisata berkelanjutan, penguatan ekonomi syariah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas,” ujar Bupati Tegal.

Baca Juga: Antisipasi Tawuran Patroli Malam di Kota Tegal Ditingkatkan

Menurutnya, hasil Musrenbang akan menjadi landasan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027 bersama DPRD Kabupaten Tegal.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memberikan pandangan terkait potensi pengembangan sektor unggulan daerah.

Perencana Madya Bappeda Provinsi Jawa Tengah Suharyo Joko Purmono menilai sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah memiliki peluang besar dalam mendorong pemerataan pembangunan.

Baca Juga: Relawan Jadi Ujung Tombak, PMI Kota Tegal Bentuk Forum hingga Kelurahan

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan berbasis komunitas, seperti melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas,” jelasnya.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait