Kekeringan Meluas di 21 Desa, Kecamatan Suradadi Terima Dropping Air Bersih Terbanyak di Kabupaten Tegal

Jumat, 4 September 2026 | 13.27
PMI Kabupaten Tegal lakukan droling air di Desa Purwahamba, Kecamatan Suradadi, 31 Agustus 2026 lalu.
PMI Kabupaten Tegal lakukan droling air di Desa Purwahamba, Kecamatan Suradadi, 31 Agustus 2026 lalu.

Kekeringan di Kabupaten Tegal meluas ke 21 desa. Kecamatan Suradadi jadi wilayah penerima bantuan air bersih terbanyak dengan alokasi mencapai 452.000 liter.

SLAWI, puskapik.com – Kecamatan Suradadi menjadi wilayah yang menerima pasokan bantuan air bersih paling banyak di Kabupaten Tegal, menyusul krisis kekeringan yang kini meluas ke 21 desa di tujuh kecamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal Untung Subagio melalui Sekretaris BPBD Kabupaten Tegal, M. Afifudin, menyampaikan, dari total 1.003.000 liter air yang disalurkan hingga 3 September 2026, Kecamatan Suradadi mendapatkan alokasi terbesar yaitu sebanyak 452.000 liter.

Baca Juga: 21 Desa di Kabupaten Tegal Mengalami Kekeringan

Pasokan melimpah ini dikonsentrasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di empat desa yang terdampak cukup parah.

"Kecamatan Suradadi memang menjadi fokus dengan dropping air bersih terbanyak saat ini. Desa Kertasari menerima 213.000 liter dan Desa Harjasari sebanyak 146.000 liter, disusul Desa Jatimulya 85.000 liter dan Purwahamba 8.000 liter.

"Ini merupakan respons cepat kami melihat tingginya jumlah warga yang krisis air di sana," jelas M. Afifudin.

Secara keseluruhan, total penerima manfaat di seluruh wilayah terdampak telah mencapai 83.736 jiwa (25.301 KK) dengan total armada yang dikerahkan sebanyak 235 rit tangki.

Artikel Terkait