Krisis Air Bersih Meluas di Tegal, PMI Pasok 652 Ribu Liter Air ke 29 Desa

PMI Kabupaten Tegal telah menyalurkan 652 ribu liter air bersih ke 29 desa di 8 kecamatan, membantu 15.196 KK atau 51.224 jiwa terdampak kekeringan.
SLAWI ,Puskapik.com – Krisis air bersih di Kabupaten Tegal semakin meluas akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut selama tiga bulan terakhir.
Dampak kekeringan ini menyebabkan sumber air dan sumur warga mengering, sehingga masyarakat harus berjuang ekstra keras demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal terus menggencarkan penyaluran bantuan logistik air bersih.
Baca Juga: Polisi dan Damkar Tegal Jinakkan Kebakaran Lahan di Tol Pejagan-Pemalang
Hingga hari ke-64 penanganan, Senin, 21 September 2026 , PMI mencatat telah mendistribusikan total 652.000 liter air bersih atau setara dengan 163 tangki armada lansiran.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, menyampaikan bahwa krisis air bersih ini telah melanda 29 desa yang tersebar di 8 kecamatan di wilayah Kabupaten Tegal. Bantuan kemanusiaan ini dilaporkan telah berhasil menjangkau 15.196 Kepala Keluarga (KK) dengan total penerima manfaat mencapai 51.224 jiwa.
"Penyaluran kami lakukan secara rutin setiap hari dan terjadwal. Dalam sehari dilakukan sebanyak dua kali pengiriman karena armada lansiran yang kami miliki saat ini hanya satu unit," jelas Iman Sisworo.
Dari data pemetaan PMI, Kecamatan Suradadi menjadi wilayah dengan serapan bantuan tertinggi, disusul oleh Kecamatan Jatinegara dan Kecamatan Warureja. ***