Pogram KB Berhasil, Siswa Sekolah Dasar Kabupaten Tegal Menyusut

Penurunan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tegal mulai berdampak pada jumlah siswa SD. Dikbud menyiapkan inventarisasi dan regrouping sekolah.
SLAWI, Puskapik.com- Dampak penurunan laju pertumbuhan anak di Kabupaten Tegal berdampak pada sektor pendidikan dasar. Sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri mulai kekurangan siswa baru.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal, Winarto, membenarkan adanya fenomena penurunan populasi anak yang berimbas langsung pada ketersediaan siswa di sekolah dasar.
"Hampir semua kecamatan atau desa di Kabupaten Tegal memiliki SD, sementara populasi siswanya terus menurun. Di satu sisi ini kabar positif bahwa program Keluarga Berencana (KB) berhasil, tetapi di sisi lain berdampak langsung pada dunia pendidikan," ujar Winarto saat ditemui di acara Festival Literasi di Taman GBN Slawi, Kamis, 24 September 2026.
Baca Juga: Laju Pertumbuhan Penduduk Terus Turun Sejak 2023, Apa Sebabnya?
Menyikapi masalah ini, Dikbud Kabupaten Tegal tidak tinggal diam. Sebagai langkah konkret untuk mengatasi kekurangan siswa sekaligus mengatasi kekurangan guru, Dinas Dikbud akan segera menginventarisasi sekolah-sekolah di seluruh wilayah.
Winarto menegaskan, sekolah-sekolah dasar yang berada dalam satu komplek atau wilayah yang berdekatan dan kekurangan murid nantinya akan digabungkan (regrouping). Hal ini diharapkan dapat menjaga kualitas operasional sekolah tetap berjalan optimal.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal, Ruszaeni, membeberkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penurunan terjadi sejak 2023.
Pada tahun 2023, laju pertumbuhan berada di angka 1,25 persen dengan total populasi 1.654.836 orang. Angka ini turun menjadi 1,21 persen pada tahun 2024 (1.674.803 orang), menyusut lagi menjadi 1,16 persen pada tahun 2025 (1.694.240 orang), dan diproyeksikan menyentuh 1,11 persen pada tahun 2026 (1.713.090 orang). ***
Artikel Terkait

Panitia MAPSI Pemalang Diprotes Wali Murid, Persoalkan Perangkat Musik hingga Aturan Lomba

Begini Kondisi Truk Maut di Ataba Bumiayu, Kabin Remuk, Bak Bersandar di Dinding Rumah

Kalahkan Persiba 3-0, Laskar Badai Pantura Rebut Puncak Klasemen
