SD Muhammadiyah Slawi Salurkan 80.000 Liter Air Bersih

Rabu, 30 September 2026 | 14.24 WIB
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal, Fathin Hammam, didampingi Sekretaris PMI Kabupaten Tegal, Muji Basuki, melepas dua tangki bantuan air bersih ke Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Selasa, 29 September 2026.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal, Fathin Hammam, didampingi Sekretaris PMI Kabupaten Tegal, Muji Basuki, melepas dua tangki bantuan air bersih ke Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Selasa, 29 September 2026.

SD Muhammadiyah Slawi menyalurkan 20 tangki atau 80.000 liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. Program ini sekaligus mengajarkan siswa kepedulian dan hemat air

SLAWI, puskapik.com - SD Muhammadiyah Slawi meluncurkan program distribusi bantuan air bersih sebanyak 20 tangki atau setara 80.000 liter.

Acara pelepasan secara simbolis dua tangki air ini berlangsung di Markas PMI Kabupaten Tegal pada Selasa, 29 September 2026.

Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Ketua PDM Kabupaten Tegal, Fathin Hammam, didampingi Sekretaris PMI Kabupaten Tegal, Muji Basuki, yang mewakili Ketua PMI Kabupaten Tegal.

Baca Juga: Percepat Pendirian Sekolah Rakyat, Plt. Bupati Pekalongan Lakukan Audiensi dengan Wamensos

Kepala SD Muhammadiyah Slawi, Thamalia Haristiani, menjelaskan penyaluran bantuan ini merupakan program Outing Class yang melibatkan 14 kelas.

Setiap hari, para siswa secara bergantian akan diajak langsung ke lokasi terdampak kekeringan untuk membagikan air bersih kepada warga di lokasi berbeda.

"Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk menumbuhkan jiwa empati dan rasa kemanusiaan sejak dini pada diri anak didik," tegas Thamalia.

Baca Juga: Tersesat di Tengah Hutan Petungkriyono Pekalongan, Pria Ini Hubungi Call Center 110

Sebelum terjun ke lokasi, perwakilan siswa terlebih dahulu mengikuti sosialisasi Promosi Kesehatan tentang bijak menggunakan air. Materi ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Kasi Yanmas PB) PMI Kabupaten Tegal, Latifah.

Melalui sosialisasi ini, anak-anak diharapkan mulai menghemat air dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa langkah konkret yang diajarkan antara lain, mandi secara efisien tanpa membuang banyak air,

mematikan kran saat sedang menyikat gigi atau menyabuni tangan, tidak membiarkan air mengalir percuma dan selalu menggunakan air secukupnya.

Artikel Terkait