Tercebur ke Sumur 15 Meter, Nenek di Tegal Berhasil Dievakuasi Selamat

Selasa, 28 Juli 2026 | 06.02
puskapik

Seorang nenek di Desa Dukuhsalam, Slawi, tercebur ke sumur sedalam 15 meter. Korban berhasil dievakuasi tim gabungan dalam keadaan selamat usai terjebak sekitar dua jam.

SLAWI, puskapik.com – Nasib nahas menimpa Warningsih (56), seorang nenek asal Desa Dukuhsalam RT 03/RW 06, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Ia tercebur ke dalam sumur sedalam 15 meter di dalam rumahnya pada Senin, 27 Juli 2026 pagi.

Beruntung, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim gabungan dari BPBD, PMI, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal, setelah sempat terjebak selama dua jam di dalam sumur.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh cucu korban sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca Juga: Krisis Air Bersih, Perumda Tirta Ayu Tegal Gencar Dropping Air ke Desa Kekeringan

Saat itu, korban diduga hendak menuju ke kamar mandi, namun terperosok ke dalam sumur yang kondisinya terbuka tanpa penutup.

Mendapat laporan warga, tim relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Relawan BPBD Kabupaten Tegal, Wiwit Rian, menjelaskan bahwa proses pengangkatan korban menggunakan teknik lifting dengan cara mengikat tubuh korban menggunakan tali safety.

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026 Jateng Green Industry Summit

"Tidak ada kendala berarti saat evakuasi. Hanya saja petugas harus ekstra hati-hati karena diameter sumur cukup sempit, sekitar 80 sentimeter," ujar Wiwit usai evakuasi.

Wiwit menambahkan, beruntung pasokan air di dalam sumur hanya setinggi 1,5 meter, sehingga korban tidak tenggelam.

Saat berhasil diangkat ke permukaan, korban ditemukan dalam kondisi sadar. Namun, tubuhnya menggigil kedinginan dan mengalami beberapa luka memar akibat benturan saat terjatuh.

"Evakuasi berhasil dan korban selamat. Kemungkinan korban sudah berada di dalam sumur selama dua jam sebelum akhirnya ditemukan," jelas Wiwit.

Usai dievakuasi, Tim PSC 119 langsung melarikan Warningsih ke RSUD dr. Soeselo Slawi untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Sementara itu, Kepala Desa Dukuhsalam, Wahyudi, yang memantau langsung proses penyelamatan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas di lapangan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait