Aksi Mahasiswa Tegal Ungkap Nasi Lengko di Menu MBG dan Hanya Untungkan Pemilik Modal

Aksi damai dan mimbar bebas mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Tegal, Jumat sore 27 Februari 2026, menyisakan sorotan tajam terhadap program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
TEGAL, puskapik.com - Aksi damai dan mimbar bebas mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Tegal, Jumat sore 27 Februari 2026, menyisakan sorotan tajam terhadap program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Di antara berbagai tuntutan yang disampaikan, tampak sebuah spanduk putih bertuliskan "Maling Berkedok Gizi" terbentang di barisan massa.
Tulisan itu langsung memantik perhatian publik yang hadir maupun aparat yang melakukan pengamanan.
Baca Juga: Gelar Aksi di DPRD, Mahasiswa Tegal Soroti MBG hingga Reformasi Polri
Presiden Mahasiswa UPS Tegal, Muhammad Al Talarik Gemilang, menjelaskan makna di balik tulisan tersebut.
Al menilai dalam pelaksanaan program MBG terdapat persoalan serius terkait distribusi anggaran.
"Di dalam program Makan Bergizi Gratis pasti ada maling. Kalau melihat anak-anak hanya diberikan porsi makanan senilai Rp 10 ribu, sementara para kapital menerima jutaan rupiah setiap harinya," ujar Al usai mimbar bebas.
Mahasiswa menilai kondisi tersebut tidak layak dan jauh dari semangat peningkatan kualitas gizi peserta didik.
Bahkan, mereka menyinggung adanya temuan menu MBG di Tegal yang disebut berupa nasi lengko.
"Lengko itu makanan yang cuma bikin kenyang, bukan makanan bergizi dan kami menilai itu sudah salah sejak awal," sebut Al.


