Bersama 50 Anak Yatim Piatu, Kampung Seni Tegal Gelar Tadarus Puisi

Kampung Seni Tegal menggelar tadarus puisi yang sekaligus santunan bagi anak yatim piatu dan mengenalkan sastra sejak usia dini
TEGAL, puskapik.com - Kampung Seni Tegal menggelar tadarus puisi, sekaligus santunan bagi anak yatim piatu, Sabtu 7 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kampung Seni Tegal tersebut diikuti sekitar 50 anak dari wilayah Kelurahan Mintaragen dan sekitarnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain santunan, kegiatan juga diisi dengan pembacaan puisi religi oleh anak-anak, para seniman serta mauidloh hasanah.
Baca Juga: Tebing Longor 30 Meter di Desa Cilibur, Pemkab Brebes Siapkan Relokasi Jalur
Ketua Kampung Seni Tegal, Seful Mu’min mengatakan, kegiatan santunan anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian sosial Kampung Seni Tegal kepada masyarakat sekitar.
Menurut Seful, selain fokus pada pelestarian dan pengembangan seni budaya Tegal, komunitas tersebut juga berupaya menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi lingkungan.
“Selain kami fokus pada pelestarian dan pengembangan seni dan budaya Tegal, kami juga memiliki kegiatan sosial dengan berbagi kepada anak-anak yatim piatu di sekitar Kampung Seni Tegal,” ujar Seful.
Seful menuturkan, santunan anak yatim piatu merupakan program rutin tahunan Kampung Seni Tegal.
Pada tahun ini kegiatan dikemas lebih menarik dengan menghadirkan tadarus puisi sebagai sarana mengenalkan sastra kepada anak-anak.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diberi kesempatan membaca puisi religi secara bergantian di depan peserta lainnya.
Mengenal Puisi
“Ini bertujuan agar anak-anak dapat mengenal puisi dan mereka berani tampil di depan teman-temannya,” kata Seful.
Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Kendal Tanam Jagung Serentak di Kedungsuren
Seful berharap pada tahun-tahun mendatang kegiatan serupa dapat melibatkan lebih banyak anak, sehingga manfaat yang dirasakan semakin luas. Selain itu, anak-anak diharapkan semakin mengenal puisi sejak usia dini.
Sementara, Penasihat Kampung Seni Tegal sekaligus penyair, Bontot Sukandar, mengapresiasi keberanian anak-anak yang tampil membaca puisi di depan umum.



