DKT Usulkan 6 Nama Pegiat Sastra Tegal di Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025, Siapa Saja?
Kamis, 27 November 2025 | 23.41

TEGAL,puskapik.com - Kota Tegal ikut ambil bagian di ajang Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025. Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT) telah mengusulkan enam nama pegiat sastra dan berkas usulan telah dikir...
TEGAL,puskapik.com - Kota Tegal ikut ambil bagian di ajang Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025.
Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT) telah mengusulkan enam nama pegiat sastra dan berkas usulan telah dikirimkan melalui tautan link panitia Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025.
Penyair dan pegiat Sastra Tegal, Enthieh Mudakir mengungkapkan, memang berkas pengajuan Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 telah terkirimkan Dewan Kesenian Kota Tegal (DKT), dan ada enam nama yang diusulkan.
Pegiat Sastra Tegalan lainnya, Slamet Setiawan yang lebih beken dikenal dengan nama Lanang Setiawan, juga mengatakan hal sama.
Lanang sebelumnya bersama pegiat Sastra Tegalan lainnya seperti Eko Tunas dan Yono Daryono, pernah meraih Bantuan Fasilitasi dan Apresiasi dari Badan Pembinaan Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025.
Komite Sastra DKT Iwang Nirwana menjelaskan, enam nama pegiat Sastra Tegalan untuk Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 berkasnya telah dikirimkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta difasilitasi Dewan Kesenian Kota Tegal, lewat tautan link panitia.
Iwang Nirwana menambahkan, data para pemohon dikirimkan melalui tautan link yang disediakan panitia.
Keenam pegiat sastra yang diusulkan adalah, Slamet Setiawan alias Lanang setiawan untuk Kategori Pelopor Sastra Tegalan.
Kemudian Yono Daryono Kategori Pelopor Teater Tradisi, Ubaidillah dan Moh Mudakir alias Enthieh Mudakir untuk Kategori Sastra Individu.
Dua lainnya adalah Plataran Sastra Piek Kategori Sastra Komunitas dan Kampung Seni Tegal diusulkan untuk Kategori Pelopor Seni Sampak Tegalan. Berkas pengusulan awal, diajukan terakhir pada 20 November 2025.
Untuk Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025
Selain ajang Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025, DKT uga mengusulkan enam nama pegiat Seni, Budaya dan Sastra Tegalan, untuk penghargaan tingkat nasional.
Yakni, di ajang penghargaan bertajuk Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025.
Enam nama yang diajukan untuk penghargaan tingkat nasional, meski sama dengan yang diusulkan ajang di tingkat Jateng, tapi ada perubahan di sisi kategorinya.
Setelah melalui proses diskusi panjang, berkasnya telah dikirimkan melalui tautan link panitia tingkat nasional pada 25 November 2025.
Untuk dua nama Pegiat Sastra Tegalan yang berkas data kategorinya tetap, atau tak mengalami perubahan adalah Slamet Setiawan (Lanang setiawan) Kategori Pelopor Sastra Tegalan, dan Yono Daryono Kategori Pelopor Teater Tradisi.
Sedangkan Ubaidillah yang sebelumnya dalam usulan Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 dimasukkan dalam Ketegori Sastra Individu, untuk penghargaan tingkat nasional, berubah menjadi Kategori Pelopor Sastra.
Demikian pula nama Moh Mudakir (Enthieh Mudakir), dalam usulan untuk nasional ada tambahan kategori pelestari. Tepatnya diusulkan sebagai Kategori Pelestari Sastra Individu.
Kategori Pelestari Sastra juga diusulkan untuk pegiat sastra bernama Itiningsih.
Dia adalah istri almarhum Sastrawan Angkatan 66, Piek Ardijanto Suprijadi.
Aktivitas sastranya, kerap dilihat lewat komunitas Plataran Sastra Piek. Seperti dalam berbagai kegiatan diskusi dan pementasan seni, budaya dan sastra, dan menghasilkan karya-karya sastra yang mumpuni.
Untuk nama terakhir yang diusulkan di ajang penghargaan nasional, Kampung Seni Tegal. Diusulkan dengan Kategori Pelestari Seni Sampak Tegalan.***
Artikel Terkait

Komisi X DPR Dorong Penguatan Karakter di Tengah Digitalisasi Pendidikan

Budaya Lokal Tegal Tertutup di TNC 2026

Target Pendapatan Rp 1,2 M, Biaya Parkir Khusus di Kawasan Alun-alun Tegal Tembus Rp 1,8 M
