Harga Rumah Tinggi, Banyak ASN Tegal Pilih Tempat Tinggal di Luar Kota

Rabu, 22 April 2026 | 12.41
Perumahan Kota Tegal
Pengembangan perumahan di Kota Tegal, terkendala dengan tingginya biaya pembangunan dan harga lahan. (Foto : Dok puskapik.com)

Tingginya harga perumahan di Kota Tegal, membuat banyak aparatur sipil negara atau ASN memilih tinggal di daerah tetangga, seperti Kabupaten Tegal dan Brebes.

TEGAL, puskapik.com - Tingginya harga perumahan di Kota Tegal, membuat banyak aparatur sipil negara atau ASN memilih tempat tinggal di daerah tetangga, seperti Kabupaten Tegal dan Brebes.

Plt Kepala DPUPR Kota Tegal, Heru Prasetya mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian dalam penyusunan kembali RTRW, khususnya terkait penyediaan lahan perumahan yang terjangkau.

"Banyak masyarakat, termasuk ASN, yang akhirnya tinggal di luar Kota Tegal," kata Heru, Rabu 22 April 2026.

Baca Juga: Intrusi Air Laut Picu Lahan Pertanian Margadana Tegal Tak Produktif

Menurut Heru, salah satu kendala utama yang dihadapi yakni tingginya biaya pembangunan serta harga lahan yang tidak sebanding dengan kemampuan masyarakat.

Di sisi lain, pola pengembangan perumahan di Kota Tegal, saat ini mayoritas dilakukan melalui kerja sama antara pengembang dan pemilik lahan.

"Biasanya sistemnya bagi hasil atau dibayar setelah akad. Karena kalau developer harus modal di awal, itu cukup berat," jelas Heru.

Selain sektor perumahan, Pemkot Tegal juga menyoroti pengembangan industri sebagai upaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Namun, berbeda dengan daerah lain seperti Kendal atau Batang yang memiliki kawasan industri besar, Kota Tegal lebih menyesuaikan dengan kebutuhan dan tren investasi.

"Sekarang tren perusahaan mendekatkan diri ke tenaga kerja. Ini yang juga jadi pertimbangan," ucap Heru.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait