IGD Rumah Sakit di Kota Tegal Overload, Kasus Flu dan Batuk Meningkat

Sabtu, 26 September 2026 | 08.10 WIB
Ilustrasi pasien di IGD rumah sakit. Dok puskapik.com
Ilustrasi pasien di IGD rumah sakit. Dok puskapik.com

IGD sejumlah rumah sakit di Kota Tegal sempat overload akibat lonjakan pasien, mayoritas anak dengan keluhan flu dan batuk. BOR RSUD Kardinah mencapai 80 persen.

TEGAL, puskapik.com - Instalasi Gawat Darurat atau IGD, di sejumlah rumah sakit di Kota Tegal dalam beberapa hari terakhir dipadati pasien.

Dari pantauan di lapangan, mayoritas pasien yang datang didominasi anak-anak dengan keluhan flu dan batuk.

Kondisi tersebut sempat memicu kepadatan layanan, bahkan hingga terjadi overload di beberapa fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Perkuat Spiritual Kader, Pengurus MDSRA GP Ansor Pemalang Dikukuhkan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, M. Zaenal Abidin, membenarkan adanya lonjakan pasien yang berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit.

"Menurut laporan dari pihak rumah sakit yang ada di Kota Tegal, belum terjadi KLB atau Kejadian Luar Biasa," ucap Zaenal, Jumat 25 September 2026.

Menurut Zaenal, sempat terjadi overload, tapi perlahan sudah tertangani, baik di RSU Islam Harapan Anda maupun di RSUD Kardinah dan saat ini mulai terkendali.

Baca Juga: Tangki Pertamina Tabrak Truk Molen di Proyek Pengecoran Jalan Pagojengan Brebes

Zaenal menjelaskan, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate atau BOR di RSUD Kardinah sempat menyentuh angka 80 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibanding kondisi normal yang umumnya berada di bawah 70 persen.

"BOR kita di Kardinah sudah mencapai 80 persen. Biasanya di bawah 70 persen. Memang kemarin kasus flu, batuk, ditambah kecelakaan lalu lintas atau KLL cukup banyak," kata Zaenal.

Meski demikian, Zaenal memastikan kondisi secara umum masih dapat dikendalikan dan belum masuk kategori kejadian luar biasa.

Zaenal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

"Dimohon untuk tetap menjaga kebersihan, menggunakan masker dan mengonsumsi vitamin agar daya tahan tubuh tetap terjaga," tutur Zaenal.

Khusus bagi anak-anak, Zaenal meminta orang tua lebih memperhatikan aktivitas di luar ruangan.

"Untuk anak-anak, karena cuacanya masih ekstrem dan panas, sebaiknya tidak terlalu lama bermain di luar. Kalau pun di luar, pastikan dalam kondisi yang tidak terlalu panas," kata Zaenal. **

Artikel Terkait