Kapal Terbalik di Perairan Utara Tegal, 10 Selamat Dievakuasi dan 2 Masih Hilang

KM Anugerah Laut 3 terbalik di perairan utara Tegal. Sepuluh awak berhasil dievakuasi selamat, sementara nahkoda dan seorang ABK masih dalam pencarian tim gabungan.
TEGAL, puskapik.com - Nasib KM Anugerah Laut 3 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak akhirnya terungkap. Kapal perikanan tersebut mengalami kecelakaan laut hingga terbalik di perairan utara Kota Tegal.
Sebanyak 10 orang berhasil selamat dan telah dievakuasi ke darat, sementara dua orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat 24 Juli 2026 sekitar pukul 21.02 WIB di Laut Jawa, sekitar 13,68 mil dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Tegalsari.
Baca Juga: Puncak Harkop di Brebes, Ribuan Warga Brebes Tumpah Ruah Semarakan Jalan Sehat
Para korban selamat dievakuasi oleh kapal nelayan KM Berkah Pangestu dan tiba di Dermaga Baru kawasan pelabuhan pada Sabtu 25 Juli 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Jawa Tengah, Riswanto membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Informasi awal kami terima dari Satpolairud Polres Tegal Kota. Saat ini proses pemantauan dan koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak," ujar Riswanto, Minggu siang 26 Juli 2026.
Baca Juga: Hibur Warga, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes Nyanyi Bareng Rocker
Berdasarkan keterangan saksi, kapal berangkat dari Pelabuhan Tegal pada Kamis, 23 Juli 2026 siang dengan membawa 15 orang di atas kapal.
Saat berlayar di perairan utara Tegal, kapal tiba-tiba diterjang gelombang besar dari sisi kiri hingga kemasukan air dan miring.
Para awak kapal sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpindah ke bagian kapal yang lebih aman, sebelum akhirnya kapal terbalik.
Seluruh awak kemudian terjun ke laut dan bertahan di atas badan kapal yang mengapung dalam posisi terbalik selama hampir satu hari.
Sekitar pukul 17.30 WIB keesokan harinya, kapal nelayan lain yang melintas menemukan para korban dan langsung melakukan evakuasi.
Dua orang yang hingga kini masih belum ditemukan yakni nahkoda kapal, Nurohman, serta seorang ABK bernama Suyatno.
Sementara itu, 10 korban selamat saat ini telah mendapatkan penanganan dan pemeriksaan kesehatan setibanya di pelabuhan.


