Lomba Kampung Nusantara Digelar di Tegal, Fokus Kebersihan Lingkungan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15.40 WIB
Tim Kodim 0712 Tegal, menilai kebersihan, kerapihan, kesehatan serta kemeriahan lingkungan Kampung Nusantara di RT 02/ RW 01 Kelurahan Kalinyamat Kulon, Senin 18 Agustus 2026.
Tim Kodim 0712 Tegal, menilai kebersihan, kerapihan, kesehatan serta kemeriahan lingkungan Kampung Nusantara di RT 02/ RW 01 Kelurahan Kalinyamat Kulon, Senin 18 Agustus 2026.

Lomba Kampung Nusantara di Tegal mengajak warga menjaga kebersihan, kesehatan, dan keindahan lingkungan. Empat kelurahan bersaing memperebutkan hadiah hingga Rp20 juta.

TEGAL, puskapik.com - Komando Distrik Militer 0712/ Tegal, menggelar Lomba Kampung Nusantara untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Empat kelurahan di Kota Tegal ditunjuk sebagai perwakilan, yakni Kelurahan Kejambon, Muarareja, Kalinyamat Wetan dan Kalinyamat Kulon.

Komandan Dandim 0712/ Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, Senin 18 Agustus 2026 mengatakan, lomba ini menitikberatkan pada penilaian kebersihan, kerapihan, keindahan, kesehatan serta kemeriahan lingkungan.

Baca Juga: Peringati Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Tegal Ziarah ke Makam Pejuang Pramuka

Menurut Rachmat, momentum kemerdekaan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan potensi serta keunggulan lingkungan di wilayah masing-masing.

"Konsep ini kami pilih karena ingin menghadirkan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memberikan dampak positif," ujar Rachmat.

Rachmat juga mengajak masyarakat di Kota dan Kabupaten Tegal, untuk berpartisipasi melalui seleksi di tingkat kecamatan.

Baca Juga: 2.975 Pekerja Rentan di Kendal Sudah Terlindungi, ASN dan Perusahaan Diajak Ikut Bergerak

Nantinya, RT terbaik dari masing-masing kecamatan akan mewakili dalam Lomba Kampung Nusantara.

Untuk menjaga objektivitas, penilaian dilakukan secara silang oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda.

"Tim dari Kabupaten Tegal akan menilai peserta di Kota Tegal, begitu pula sebaliknya," ucap Rachmat.

Sebagai bentuk apresiasi, lanjut Rachmat, pihaknya telah menyiapkan hadiah bagi tiga pemenang.

Juara pertama, akan memperoleh Rp 20 juta, juara kedua Rp 15 juta dan juara ketiga Rp 10 juta.

Salah satu peserta, Ketua RT 02/ RW 01 Kelurahan Kalinyamat Kulon, Patonah, mengaku persiapan dilakukan secara singkat.

Patonah menyebut, proses penunjukan berlangsung mendadak, terlebih dirinya baru menjabat sebagai ketua RT.

"Persiapannya tidak lama, kemarin dadakan. Jadi sempat bingung harus bagaimana," kata Patonah.

Meski begitu, Patonah menegaskan kondisi lingkungan di wilayahnya memang sudah terbiasa bersih dan tertata.

Warga hanya menambah sentuhan, seperti pengecatan untuk memperindah lingkungan.

Di wilayahnya, pengelolaan sampah juga sudah berjalan. Sampah organik seperti daun kering diolah menjadi kompos, sementara sisa makanan dimanfaatkan untuk pakan ternak.

"Mudah-mudahan kegiatan kaya gini bisa berkelanjutan, tidak hanya saat Agustusan saja," ujar Patonah.

Patonah menambahkan, budaya gotong royong di lingkungan setempat sudah terbentuk dengan baik.

Menurut Patonah, warga rutin menggelar kerja bakti dan saling mendukung dalam menjaga kebersihan.

Patonah menyebut, program pilah dan olah sampah telah diterapkan sejak 22 Mei 2026, bertepatan dengan kegiatan Gropyokan Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup.

"Saat ini, terdapat 48 kepala keluarga dengan total 157 jiwa di wilayah kami," kata Patonah.

Sementara itu, Camat Margadana, Ary Budi Wibowo mengatakan, pihaknya menerima kunjungan tim penilai dari Kodim 0712/ Tegal untuk melihat langsung kondisi lingkungan masyarakat.

"Lomba ini ingin melihat sejauh mana masyarakat memperhatikan lingkungannya. Alhamdulillah, di wilayah kami banyak RT yang sudah siap, baik dalam menjaga kebersihan, mengelola sampah maupun menata lingkungan," kata Ary.

Ary menjelaskan, setiap kecamatan hanya mengirimkan satu perwakilan RT.

Untuk Kecamatan Margadana, RT 02/ RW 01 Kelurahan Kalinyamat Kulon, dipilih karena dinilai siap dan representatif.

Ary berharap, keikutsertaan tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain agar terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mendukung program pemerintah, khususnya pengelolaan sampah.

"Harapannya tidak hanya di Kalinyamat Kulon saja, tetapi bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk bersama-sama menjaga lingkungan," ujar Ary.

Ary menambahkan, program pengelolaan sampah yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Tegal, diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir, sekaligus memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat. **

Artikel Terkait