Milad ke-2 Meriah, Bank Sampah Perintis Procot Slawi Rancang Program Ketahanan Pangan

Minggu, 18 Januari 2026 | 17.14
Bank Sampah Perintis Slawi
Bank Sampah Printis Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, menggelar Milad ke 2

Bank Sampah Printis Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, menggelar Milad ke 2 pada Minggu 18 Januari 2025 berlangsung meriah.

SLAWI, puskapik.com - Bank Sampah Printis Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, menggelar Milad ke 2 pada Minggu 18 Januari 2025.

Kegiatan ini berlangsung cukup meriah dengan beragam kegiatan, yakni senam bersama dimulai pada pukul 07.00 WIB, yang dilanjut dengan lomba mewarnai dengan peserta anak TK hingga kelas 2 SD.

Tak hanya itu saja, kegiatan yang dipusatkan di halaman masjid ini juga ada bazar dan praktik pembuatan eco enzyme.

Baca Juga: Rumah Nyaris Ambruk, Janda Dua Anak di Tegal Terjebak Data Desil

Selain jajaran pengurus Bank Sampah Perintis, hadir dalam kegiatan ini Lurah Procot, Dwi Setyawati.

Direktur Bank Sampah Perintis Procot, Umanah diidampingi Bendahara, Umi Salamah menyampaikan, perkembangan bank yang sampah yang ia kelola mengalami perkembangan yang cukup baik.

Dari jumlah nasabah, kata Umanah, tidak hanya dari warga tidak hanya dari warga Procot, tapi juga wilayah desa lain.

"Ada warga dari luar menabung sampah di sini,"kata Umanah.

Baca Juga: Sukses Raih Medali Emas, 6 Atlet dan 6 Pelatih Karate Dapat Reward dari FORKI Kabupaten Tegal

Disampaikan Umanah, sebagaimana bank sampah lainnya program Bank Sampah Perintis sejauh ini memilih dan memilah.

"Eco enzyme memang ada, termasuk program turunannya. Selama ini baru tukar uang yang ditabungkan menyesuaikan harga masing-masing, seperti botol kardus sesuai jenisnya sesuai dengan yang ditentukan oleh pengepul,"paparnya.

Penanaman Cabe

Untuk ke depan, Umanah mengatakan, pihaknya memiliki program ketahanan pangan, yakni penanaman cabe di lahan pekarangan warga.

Sementara itu, Lurah Procot Dwi Setiawati yang baru menjabat pada 9 Januari 2206 ini mengapresiasi kegiatan tersebut.

Menurut Dwi Setiawati, pihaknya merencanakan tiap RW ada satu bank sampah.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait