MPP Tegal Jadi Catwalk Dadakan, Parade Batik Meriahkan Hari Batik Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 | 16.37 WIB
Peringatan Hari Batik Nasional 2026 dimeriahkan dengan parade batik di MPP Alaya Sewagati Kota Tegal, Jumat 2 Oktober 2026.
Peringatan Hari Batik Nasional 2026 dimeriahkan dengan parade batik di MPP Alaya Sewagati Kota Tegal, Jumat 2 Oktober 2026.

Parade Batik Nusantara di MPP Alaya Sewagati Kota Tegal dimeriahkan sekitar 50 petugas pelayanan untuk memperingati Hari Batik Nasional 2026.

TEGAL, puskapik.com - Ada pemandangan tak biasa di Mal Pelayanan Publik atau MPP Alaya Sewagati Kota Tegal, Jumat 2 Oktober 2026.

Area pelayanan yang biasanya dipenuhi antrean warga, mendadak berubah menjadi catwalk dadakan.

Di sela-sela loket pelayanan, hamparan karpet dimanfaatkan sebagai lintasan peragaan busana dalam Parade Batik Nusantara yang digelar DPMPTSP Kota Tegal untuk memperingati Hari Batik Nasional 2026.

Baca Juga: 416 Jabatan Kepsek di Brebes Kosong, Hanya Diisi Plt

Suasana pun berubah hangat dan penuh keceriaan.

Sekitar 50 peserta yang merupakan petugas tenant atau operator pelayanan, tampil percaya diri berlenggak-lenggok mengenakan berbagai motif batik.

Mereka yang sehari-hari melayani masyarakat, kali ini berganti peran sejenak menjadi model, menampilkan ragam batik dengan gaya khas masing-masing.

Baca Juga: Razia Kafe di Kajen, Sat Samapta Polres Pekalongan Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Merek

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga upaya melestarikan budaya batik sekaligus menyegarkan suasana kerja.

Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal, berdampingan dengan kegiatan parade yang berlangsung di area lantai 1 MPP.

Menariknya, pengunjung yang datang mengenakan batik juga diajak berpartisipasi.

Mereka diberikan souvenir oleh panitia, sekaligus diminta berbagi informasi terkait kebiasaan mereka mengenakan batik dalam keseharian.

Plt Kepala DPMPTSP Kota Tegal, Sartono Eko Saputro, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap batik serta mempererat kebersamaan di lingkungan pelayanan publik.

"Selain melestarikan budaya batik, kegiatan ini juga menjadi sarana refreshing bagi petugas agar tetap semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Sartono.

Sebagai puncak acara, digelar podcast bersama Ketua Dekranasda Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana, yang membahas peran batik dalam kehidupan masyarakat serta upaya pelestariannya di Kota Tegal.

Artikel Terkait