Nama Baru Polsek Margadana Tegal Penuhi Harapan Masyarakat

Selasa, 31 Maret 2026 | 19.50 WIB
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH memberikan potongan nasi tumpeng kepada Kapolsek Margadana Kompol Pardi SH MH, usai peresmian dan pengukuhan Polsek Margadana.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH memberikan potongan nasi tumpeng kepada Kapolsek Margadana Kompol Pardi SH MH, usai peresmian dan pengukuhan Polsek Margadana.

Kapolres Tegal Kota beri potongan nasi tumpeng ke Kapolsek Margadana usai peresmian Polsek baru, wujud semangat pelayanan & keamanan.

TEGAL,puskapik.com - Kebijakan menarik diayunkan Kapolda Jateng berkait perubahana nama Polsek Sumurpanggang menjadi Polsek Margadana.

Warga Kota Tegal, khususnya di wilayah Kecamatan Margadana, menyambut gembira perubahan nama tersebut.

Mengingat perubahan nama tersebut, yang dikukuhkan dan diresmikan pada Senin 30 Maret 2026, dinilainya bukan sekadar penamaan baru.

Tapi telah memenuhi harapan masyarakat luas. Khususnya yang selama ini telah melayangkan pertanyaan berkait nama Polsek Sumurpanggang.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UPS Tegal Dikirim ke KBRI Kuala Lumpur

Menurut Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, kebijakan perubahan nama itu bukan sekadar pergantian nama.

Melainkan bagian dari salah satu strategi untuk peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. ''Ini bagian dari optimalisasi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,'' terang dia.

Perlu diketahui, perubahan penamaan Polsek Sumurpanggang menjadi Polsek Margadana dilakukan setelah terbit Keputusan Kapolda Jateng, Nomor KEP/316/II/2026 tertanggal 19 Februari 2026.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tren, Kafe di Bumiayu Bertahan dan Jadi Gaya Hidup

Polres Tegal Kota selanjutnya menindaklanjuti dengan mengukuhkan secara resmi penamaan Kepolisian Sektor (Polsek) Sumurpanggang, berubah menjadi Polsek Margadana, dilakukan langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, di Mapolsek Margadana, Senin (30/3/2026).

Kapolres mengungkapkan, latar belakang proses perubahan nama polsek itu, memang tidak bisa serta merta dilakukan. Meski sosok nama Polsek Sumurpanggang atau kerap disebut pula dengan nama Polsek Sumpang, telah banyak dipertanyakan masyarakat cukup lama.

Tapi upaya menjawab pertanyaan masyarakat itu, mengapa nama Polsek Sumpang identik dengan nama salah satu kelurahan di wilayah Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

Mengapa namanya tidak mewakili nama wilayah kecamatan lainnya. Seperti nama tiga polsek lain di Polres Tegal Kota.

Yakni, untuk wilayah Kecamatan Tegal Timur di Kota Tegal, nama polseknya adalah Polsek Tegal Timur, Kecamatan Tegal Barat, nama polseknya Polsek Tegal Barat. Demikian pula di Kecamatan Tegal Selatan, nama polseknya adalah Polsek Tegal Selatan.

Tapi keberadaan penamaan satu polsek lagi di ujung barat Polres Tegal Kota, dengan nama Polsek Sumurpanggang, telah menjadi pertanyaan menarik yang diayunkan warga. Mengapa tidak diberi nama Polsek Margadana saja, sesuai dengan nama wilayah Kecamatan Margadana?

Tak Bisa Cepat

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH mengungkapkan, memang untuk menjawab pertanyaan masyarakat seperti itu, tak bisa secara cepat dilakukan. Baik oleh jajaran Polres Tegal Kota maupun Polda Jateng.

Bukan pula berarti, pertanyaan itu dikesampingkan.

Bersama tokoh masyarakat, komunitas Perpolisian Masyarakat (Polmas), Polres Tegal Kota kemudian memproses usulan perubahan nama polsek tersebut, untuk menjawab pertanyaan masyarakat.

Proses perubahan, kata Kapolres Tegal Kota, telah berlangsung sejak 2023. Dengan melalui tahapan verifikasi cukup panjang, sebelum akhirnya disahkan.

Kapolres menekankan, perubahan tersebut harus dimaknai sebagai momentum menghadirkan semangat baru di tubuh Polsek Margadana.

Pihaknya juga mendorong seluruh personel untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

''Ini semangat baru, semangat hadir di tengah masyarakat. Polsek Margadana harus lebih humanis, adaptif, berdedikasi, berintegritas, dan responsif, agar kamtibmas tetap terjaga,'' tandas dia.

Pihaknya juga menyoroti posisi strategis wilayah Margadana yang berada di jalur arteri Pantura, dengan mobilitas yang cukup tinggi.

Kondisi itu menuntut kehadiran aparat kepolisian yang kuat dan sigap, dalam menjaga stabilitas keamanan.

Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Yakni, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat dan agama menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.

''Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci menjaga kondusivitas wilayah. Nama baru Polsek Margadana, akan terus kami sosialisasikan ke masyarakat luas,'' ucap Kapolres Tegal Kota, didampingi Kapolsek Margadana Kompol Pardi SH MH. **

Artikel Terkait