Refleksi Hari Kartini, Mba Iin Kenang Jejak Raden Ayu Kardinah di Tegal

Selasa, 21 April 2026 | 14.22
Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menaburkan bunga di pusara Raden Ayu Kardinah, di Kompleks Makam Tegal Arum, Kabupaten Tegal, Selasa 21 April 2026.
Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menaburkan bunga di pusara Raden Ayu Kardinah, di Kompleks Makam Tegal Arum, Kabupaten Tegal, Selasa 21 April 2026.

Wakil Wali Kota Tegal ziarah ke makam Kardinah saat Hari Kartini, refleksi semangat emansipasi dan ajakan perempuan terus berdaya di era kini.

TEGAL, puskapik.com - Hari Kartini tak selalu soal kebaya dan seremoni. Di Kota Tegal, peringatan itu justru dibawa kembali ke akar, dengan mengenang perjuangan yang lahir dari keterbatasan.

Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah atau Mba Iin memilih berziarah ke makam Raden Ayu Kardinah, Selasa 21 April 2026, sebagai bentuk refleksi atas makna emansipasi yang kerap dilupakan.

Di Kompleks Makam Tegal Arum, Desa Pesarean, Kabupaten Tegal, ziarah itu menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan.

Baca Juga: Muscab PKB, Bupati Tegal Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif Kawal Program Prioritas Daeeah

Bagi Mba Iin, sosok Raden Ayu Kardinah bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi cermin tentang bagaimana perempuan bisa bergerak bahkan dalam ruang yang serba terbatas.

"Beliau dan Raden Ajeng Kartini sudah menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang, terutama dalam pendidikan, sosial dan kesehatan," ujar Mba Iin.

Jejak itu, lanjut Mba Iin, masih terasa hingga kini. Salah satu warisan yang paling nyata adalah keberadaan RSUD Kardinah, yang menjadi simbol kontribusi panjang dalam bidang kesehatan bagi masyarakat Tegal.

Baca Juga: Plt. Bupati Pekalongan Salurkan Insentif untuk 900 Marbot

Namun, bukan hanya warisan fisik yang disoroti. Semangat Kardinah disebut telah tumbuh sejak usia muda, mengajarkan baca tulis kepada anak-anak kurang mampu secara diam-diam, bahkan hanya dengan media sederhana seperti tanah.

"Kalau dulu dengan keterbatasan saja bisa bergerak, kita yang sekarang punya fasilitas jauh lebih baik seharusnya bisa berbuat lebih," kata Mba Iin.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait