STKIP BIM Surabaya Benchmarking ke UPS Tegal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15.46 WIB
Rombongan STKIP BIM Surabaya saat berdialog serius dengan jajaran Pascasarjana UPS Tegal.
Rombongan STKIP BIM Surabaya saat berdialog serius dengan jajaran Pascasarjana UPS Tegal.

STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya melakukan benchmarking ke Pascasarjana UPS Tegal untuk mempelajari pengelolaan Magister Pedagogi sebagai persiapan pembukaan program studi baru.

TEGAL, puskapik.com - Langkah menarik dilakukan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bina Insan Mandiri (STKIP BIM) Surabaya, dengan menggelar benchmarking atau boleh disebut sebagai ''Ngangsu Ilmu dan Pengalaman'', ke Universitas Pancasakti (UPS) Tegal.

Rombongan berjumlah 10 orang dari Kota Pahlawan itu, dipimpin langsung Ketua STKIP BIM Dr Subaidah MPd. Dengan didampingi empat dosen S2 Pedagogi dan lima Ketua Program Studi S1, yakni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, PGSD, PG-PAUD, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Baca Juga: Pemprov Jateng Libatkan 123 Perguruan Tinggi Bareng-Bareng Entaskan Kemiskinan

''Kita akan belajar banyak dari Pascasarjana UPS Tegal. Juga mengukur sampai sejauh mana upaya kami dalam menyusun strategi, juga mempersiapkan penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya untuk membuka Prodi S2 Pedagogi,'' terang Dr Subaidah MPd.

Menurut dia, sukses Pascasarjana UPS Tegal, menyelenggarakan studi lanjut untuk sarjana pendidikan lewat Prodi S2 Pedagogi, memang telah menarik minat sejumlah perguruan tinggi lain di Indonesia, termasuk perguruan tingginya.

Baca Juga: Tak Cuma di Buku, Museum Purbakala Bumiayu Ajak Siswa Mengenal Kehidupan Purba

Ketertarikannya, antara lain, untuk studi banding atau ''ngangsu ilmu dan pengalaman'', bagaimana universitas terbesar di Pantura Barat Jateng itu, dapat menyelenggarakan program studi yang menjadi andalan dan penguatan dalam dunia pendidikan.

''Kami menimba pengalaman pengelolaan Program Studi Magister Pedagogi di Pascasarjana UPS Tegal. Mulai dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, hingga strategi pemasaran program studi. Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan STKIP BIM Surabaya yang akan membuka Program Studi baru S2 Manajemen Pedagogi,'' tandas Dr Subaidah MPd.

Menyambut Baik

Direktur Pascasarjana UPS Tegal Dr Fajar Arisadewo SH MH, menyambut baik upaya benchmarking yang dilakukan salah satu perguruan tinggi dari Surabaya itu. Pihaknya menilai, upaya itu bagian dari berbagi praktik baik, bukan kompetisi.

''Kami menyambut dengan tangan terbuka. Ini adalah kehormatan dan kepercayaan bagi kami. Benchmarking bukan soal siapa yang lebih unggul. Tetapi tentang saling berbagi praktik baik, agar kualitas pendidikan tinggi kita sama-sama meningkat,'' tandas Fajar Arisadewo.

Dihadapan rombongan tamu, Fajar Arisadewo menjelaskan, Pascasarjana UPS Tegal saat ini mengelola enam program studi. Yakni Magister Manajemen, Magister Ilmu Hukum, Magister Pedagogi, Magister Manajemen Sumber Daya Perairan, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Doktor Pendidikan. Seluruh prodi didukung 10 guru besar dan puluhan doktor. Dengan visi menjadi pascasarjana pengembang literasi riset yang bermitra global pada 2028.

Pembukaan prodi baru, kata Fajar Arisadewo, butuh kesiapan menyeluruh. Antara lain, mulai dari Kurikulum, Dosen, Tata Kelola, Penelitian, Pengabdian, sampai strategi pemasaran harus dibuat dan dilakukan secara matang. ''Pengalaman dan tantangan kami di lapangan, kami buka seluas-luasnya, agar STKIP BIM dapat melangkah lebih mantap,'' terang Fajar.

Artikel Terkait