UPS Tegal Gandeng Kodim 0712, Perkuat Wawasan Kebangsaan 83 Mahasiswa PPG

Selasa, 22 September 2026 | 19.53
Dihadapan 83 mahasiswa baru PPG UPS Tegal, Prajurit TNI Kodim 0712, memberi penguatan pemahaman dan contoh penerapan kebhinekaan dan wawasan kebangsaan, sebagai bekal menapaki perkuliahan dan salah satu modal menjadi guru profesional.
Dihadapan 83 mahasiswa baru PPG UPS Tegal, Prajurit TNI Kodim 0712, memberi penguatan pemahaman dan contoh penerapan kebhinekaan dan wawasan kebangsaan, sebagai bekal menapaki perkuliahan dan salah satu modal menjadi guru profesional.

UPS Tegal menggandeng Kodim 0712/Tegal untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kebhinekaan, disiplin, dan karakter 83 mahasiswa baru PPG calon guru profesional.

TEGAL, puskapik.com - Dalam rangka memperkuat dan menanamkan semangat serta perilaku Kebhinekaan, juga Wawasan Kebangsaan 83 mahasiswa baru Program Profesi Guru (PPG), Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, secara khusus mendatangkan sejumlah instruktur handal dari Kodim 0712/Tegal.

Mereka sengaja didatangkan untuk membantu membentuk karakter, disiplin, serta menularkan wawasan dan pengetahuan kebhinekaan dan wawasan kebangsaan, sebagai bekal menapaki perkuliahan, serta modal besar menjadi guru profesional.

Wakil Rektor IV Dr Noor Zuhry MPi mewakili Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiqulloh MHum, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan yang digelar, juga untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, jiwa nasionalisme, dan memberikan landasan kepemimpinan guna membentuk karakter calon guru profesional, cinta tanah air, toleran terhadap keberagaman, dan memiliki integritas nasional yang kuat dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga: Aksi Cepat Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Pinus di Bojong

''Jadi lewat prajurit TNI dari Kodim 0712/Tegal, akan memberi contoh langsung untuk penguatan Kebhinekaan dan Wawasan Kebangsaan. Karena prajurit TNI yang memiliki disiplin tinggi,

dan pengetahuan, semangat serta loyalitas terhadap bangsa dan negara, sudah tak diragukan lagi,'' terang Dr Noor Zuhry MPi.

Pihaknya menilai kegiatan tersebut sangat penting. Khususnya bagi calon guru. Karena menjadi guru, bukan sekadar menguasai materi pelajaran dan mampu mengajar di depan kelas. Guru juga mempunyai tanggung jawab membentuk karakter generasi muda.

Dihadapan 83 mahasiswa baru calon guru profesional, Dr Noor Zuhry juga mengungkapkan, kebhinekaan bukan sekadar pengetahuan yang dihafalkan. Tetapi merupakan nilai yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Begitu pula dengan wawasan kebangsaan. Seorang guru perlu memiliki kesadaran, bahwa pendidikan mempunyai peran yang sangat strategis dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan bangsa.

Karena itulah pihaknya berharap agar peserta, kelak setelah lulus dan menjadi guru, tidak hanya mengajarkan. Tetapi dapat menjadi contoh teladan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, persatuan, toleransi, gotong royong, dan penghargaan terhadap keberagaman.

Baca Juga: Siasati Pasar Lesu, Rio "Jaka Sura Fish" Dorong Pelaku Usaha Perikanan Tegal Lakukan Digitalisasi Pemasaran.

Jiwa Nasionalisme

Hal serupa juga diungkapkan Direktur Program Pendidikan Profesi guru (PPG) UPS Tegal Dr Sutji Muljani SS MHum. Menurut dia, salah satu tujuan kegiatan itu, untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, jiwa nasionalisme dan melatih kedisiplinan. Antara lain melalui kegiatan Pelatihan Baris Berbaris (PBB) dan out bound.

Kegiatan tersebut juga dinilai menjadi bagian dari proses pembelajaran di Prodi Pendidikan Profesi Guru. Salah satunya, kata dia, untuk membentuk karakter kerjasama tim. Juga membentuk jiwa kepemimpinan bagi calon guru profesional, yang akan menjadi ujung tombak di kelas pada saat pembelajaran.

Perlu diketahui, kegiatan yang digelar di Aula Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Kampus I, berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 16.30, Sabtu (19/9). Peserta kegiatan berasal dari mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1/2026, dari tiga bidang studi. Yakni, Bidang Studi Bahasa Indonesia, Bidang Studi Bimbingan dan Konseling, dan Bidang Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Meski kegiatan lapangan dilakukan dengan mendatangkan pelatih atau instruktur dari militer, yakni, prajurit Kodim 0712/Tegal, peserta tak begitu tegang, dan justru tetap semangat, cerah ceria. Karena dua prajurit TNI itu Kapten Inf Warmu (Pjs Pasi Ops Kodim 0712/Tegal) dan Serma Suratno, kerap menyelipkan dengan sendau gurau. Itu untuk menyemangati mahasiswa PPG mengikuti kegiatan tersebut.

Kapten Inf Warmu mendapat tugas untuk memaparkan penguatan Kebhinekaan. Sedangkan Serma Suratno, menggembleng 83 mahasiswa PPG calon guru profesional, dengan wawasan kebangsaan. Dia juga dibantu empat instruktur lainnya melatih kedisiplinan dalam bentuk pelatihan baris berbaris (PBB), di Kampus I UPS Tegal. ***