Fun Hiking di Guci Tegal, Asyiknya Jelajah Alam Pendakian Gunung Slamet

Rabu, 3 Juni 2026 | 19.52
Hiking Fun Guci Tegal
Peserta Fun Hiking menyusuri perjalanan sejauh 9,5 Km dari Basecamp Pendakian Kompak Guci hingga Pos 2 Banyupitulungan.

Fun Hiking di Guci Kabupaten Tegal merupakan kegiatan yang mengasyikkan, selain membuat badan sehat juga menikmati alam pendakian Gunung Slamet yang indah

SLAWI, puskapik.com - Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti kegiatan Fun Hiking di Guci, Kabupaten Tegal, Minggu, 31 Juni 2026.

Kegiatan ini menyegarkan jiwa dan raga 35 peserta dari berbagai latar belakang.

Acara yang dimulai dari Basecamp Pendakian Kompak Guci ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aktivitas luar ruangan yang sehat, aman, sekaligus edukatif.

Baca Juga: Deklarasi Kencana, BPBD Pekalongan Ungkap 176 Kejadian Bencana

Para peserta mulai berjalan pukul 07.00 WIB menuju Pos 2 Banyupitulungan di jalur pendakian Gunung Slamet bagian barat daya.

Rute sepanjang 9,5 Km pulang pergi ini menyajikan pemandangan hijau yang asri dan udara segar pegunungan.

Dhani, selaku inisiator acara menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk olahraga fisik, tetapi juga sebagai media edukasi lingkungan.

"Kami ingin peserta tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga pulang dengan membawa kesadaran baru untuk menjaga kelestarian alam dan menghargai budaya lokal di sekitar Gunung Slamet," ujarnya.

Medan berupa hutan lebat dan jalur berbatu menuntut konsentrasi serta stamina tinggi dari para peserta. Meski menantang, keindahan panorama di titik akhir membayar tuntas seluruh rasa lelah.

Sandy, salah satu peserta yang mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir, membagikan pengalaman langsungnya di lapangan.

Menurutnya, jalur Guci memberikan perpaduan yang pas antara tantangan dan rekreasi.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

"Melintasi jalur ini sangat menantang stamina, tetapi setiap langkah membawa kepuasan tersendiri. Saat sampai di Pos Banyupitulungan, rasa lelah langsung hilang begitu melihat panorama alamnya yang luar biasa indah. Kami bisa beristirahat, menikmati camilan, dan saling mengakrabkan diri," ungkap Sandy.

Tidak hanya aspek fisik, kegiatan ini juga memberi nilai edukatif mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Pihak panitia menyisipkan pesan-pesan keberlanjutan agar para pendaki turut serta dalam pelestarian alam sekitar gunung Slamet.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait