Pantai Laris Manis, Destinasi Wisata Bahari Baru di Kendal

Pantai Manis di Rowosari, Kendal, resmi berganti nama menjadi Pantai Laris Manis. Destinasi wisata bahari ini dibuka dengan kirab budaya dan larung sesaji.
KENDAL, puskapik.com – Kabupaten Kendal kembali memiliki destinasi wisata bahari baru. Pantai Manis yang berada di Dusun Larangan, Desa Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, kini resmi berganti nama menjadi Pantai Laris Manis.
Pembukaan destinasi wisata tersebut ditandai dengan kirab budaya dan tradisi larung sesaji yang diikuti ratusan warga setempat.
Suasana pembukaan Pantai Laris Manis berlangsung meriah. Warga Dusun Larangan menggelar kirab budaya dalam rangkaian tradisi Merti Dusun. Mereka berjalan bersama menuju kawasan pantai dengan membawa berbagai hasil bumi, gunungan, tumpeng, serta aneka makanan tradisional.
Baca Juga: 70 Paskibraka Kendal Siap Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI
Sesampainya di pantai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Tradisi kemudian diteruskan dengan larung sesaji berupa kepala kambing ke laut sebagai bagian dari tradisi masyarakat setempat sekaligus ungkapan rasa syukur.
Ketua RT Dusun Larangan, Ahmad Khoirul, mengatakan perubahan nama dan pembukaan Pantai Laris Manis menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata yang selama ini ada di wilayah mereka.
“Pengelolaan destinasi wisata tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Keterlibatan warga diharapkan tidak hanya menjaga keberlangsungan destinasi, tetapi juga membuka peluang usaha baru,” terang Ahmad Khoirul.
Baca Juga: Selang Gas Lapuk, Gerobak Mi Ayam di KaliwunguKendal Nyaris Terbakar
Kehadiran Pantai Laris Manis mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Pemerintah daerah berharap destinasi baru tersebut dapat berkembang dan menjadi salah satu pilihan wisata bagi masyarakat.
Kepala Tim Destinasi Pariwisata Disporapar Kendal, Toto Subagyo, mengatakan pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian lokal. “Potensi wisata akan memberikan dampak lebih besar apabila dikelola secara baik dan diiringi peningkatan pelayanan kepada pengunjung,” katanya.
Pantai Laris Manis menawarkan panorama pantai yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Harga tiket masuk juga relatif terjangkau. Pada hari biasa, pengunjung yang menggunakan sepeda motor dikenai tarif Rp3.000, sedangkan pada Sabtu dan Minggu tarifnya Rp5.000.
Pengelola berharap harga tiket yang murah serta suasana pantai yang masih alami dapat menarik lebih banyak wisatawan, khususnya masyarakat sekitar Kendal dan daerah sekitarnya.
Selain menjadi tempat rekreasi, Pantai Laris Manis diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga Dusun Larangan. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang, masyarakat berpeluang mengembangkan berbagai usaha pendukung, mulai dari kuliner, perdagangan hingga jasa wisata.
Pembukaan Pantai Laris Manis sekaligus menjadi langkah awal masyarakat Dusun Larangan untuk menjadikan potensi pesisir sebagai aset wisata yang mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan. Tradisi budaya yang menyertai pembukaan juga menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan wisata bahari dengan kearifan lokal masyarakat setempat.


