Selang Gas Lapuk, Gerobak Mi Ayam di KaliwunguKendal Nyaris Terbakar

Kebakaran nyaris meludeskan warung mi ayam Bang Ali di Kaliwungu, Kendal. Api diduga dipicu kebocoran selang tabung gas yang sudah lapuk.
KENDAL, puskapik.com – Kebakaran nyaris meludeskan warung mi ayam Bang Ali di Dusun Klaseman, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Sabtu (15/8/2026). Api muncul saat pemilik warung tengah mempersiapkan dagangan sebelum melayani pembeli.
Peristiwa bermula ketika pemilik warung sedang merebus air menggunakan kompor yang berada di gerobak mi ayam di samping warung. Saat itu warung sudah dalam kondisi buka, namun belum ada aktivitas pelayanan kepada pembeli.
Tiba-tiba seorang warga yang melintas melihat kobaran api sudah membakar bagian tabung gas yang berada di dekat gerobak. Api dengan cepat membesar dan nyaris merembet ke warung yang berada di tepi jalan.
Baca Juga: Telur Asin Gagal Disulap Jadi Salted Egg Crackers, Universitas Harkat Negeri Dampingi UMKM Brebes
Eko, pedagang ayam yang berjualan tepat di sebelah warung mi ayam, mendengar teriakan warga dan langsung berupaya mencegah api meluas. Ia kemudian mendorong tabung gas yang terbakar hingga masuk ke sungai di samping warung.
“Saya diberitahu orang yang lewat ada api, spontan saya ambil kayu dan melempar tabung ke sungai,” katanya.
Meski telah berada di dalam sungai, api pada tabung gas tersebut masih menyala. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran Pos Kaliwungu tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.
Petugas memadamkan api yang keluar dari tabung dengan cara menutup bagian tabung menggunakan kain basah. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian membuka regulator yang masih terpasang pada tabung.
Kebakaran tersebut diduga dipicu kebocoran pada selang tabung gas. Selang yang diduga sudah lapuk mengalami kebocoran sehingga gas menyambar api dari kompor yang digunakan untuk merebus air.
Tindakan cepat warga dan petugas pemadam kebakaran membuat api tidak sempat merembet dan membakar bangunan warung mi ayam. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pelaku usaha kuliner untuk rutin memeriksa kondisi selang, regulator, dan perangkat kompor sebelum digunakan.


