Bupati Batang Lantik Nashruddin Camat Bandar Jadi Kepala Disdukcapil, Ingatkan Digitalisasi Sistem Pemerintahan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17.58
Pelantikan Kepala Disdukcapil Batang
Muhammad Nashruddin menadatangani berita acara pelantikan sebagai Kepala Disdukcapil disaksikan Bupati M Faiz Kurniawan.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan mempromosikan Camat Bandar, Muhammad Nashruddin menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

BATANG, puskapik.com - Bupati Batang M Faiz Kurniawan mempromosikan Camat Bandar, Muhammad Nashruddin menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Pelantikan dan Pengambil sumpah jabatan Nashruddin bersamaan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemkab Batang.

Selain itu, sejumlah pejabat administrator juga dilantik, seperti Mustamsikin sebagai Kepala Bagian Hukum, Dwi Yanti sebagai Kepala Bagian Umum, serta Moh Agung Hermawan sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan beberapa jabatan administrator Eselon IIIB serta jabatan pengawas Eselon IVA dan IVB.

Baca Juga: Pelantikan 14 DPK KNPI, Ini Pesan Wabup Batang Soal Peran Pemuda

“Pelantikan itu dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batang,"ujar Bupati Faiz.

Dia menuturkan pelantikan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah untuk memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat.

Pejabat yang baru dilantik untuk terus berinovasi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Lakukan yang terbaik, terus berinovasi, pegang teguh integritas, tidak usah toleh kanan dan kiri. Fokus bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.

Faiz menekankan pentingnya kesiapan aparatur pemerintah menghadapi perubahan zaman, terutama dalam sistem pemerintahan yang semakin terdigitalisasi.

Komposisi penduduk Indonesia saat ini didominasi generasi muda seperti milenial, Gen Z, dan Gen Y yang mencapai sekitar 70 persen.

Perubahan demografi tersebut akan membawa perubahan besar terhadap pola kerja pemerintahan, termasuk tuntutan pelayanan yang lebih cepat, adaptif, dan berbasis digital.

Baca Juga: Gas Kopling Ubah Pola Kelola Sampah di Kalinyamat Kulon Tegal

"Evaluasi terhadap kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala. Dipastikan pejabat yang tidak menunjukkan performa optimal akan dievaluasi dan diganti sesuai kebutuhan organisasi,"tuturnya.***

Artikel Terkait