Komunitas Sungai Watch Saat Tiba di Batang, Disambut Bupati Faiz Dukung Kampanye Run for Rivers

Rabu, 6 Mei 2026 | 21.44
Komunitas Sungai Watch
Komunitas Sungai Watch organisasi lingkungan yang didirikan tiga bersaudara Gary, Kelly,dan Sam Bencheghib bersama Ketua Umum KONI Batang Teguh Suprinato (kiri) Bupati Batang M Faiz Kurniawan,Ketua TP PPKK Faelasufa Faiz, dan Komunitas Batang Runner mengkampanyekan sungai bersih berlari.

Komunitas Sungai Watch organisasi lingkungan yanh didirikan tiga bersaudara Gary, Kelly,dan Sam Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers.

BATANG, puskapik.com - Komunitas Sungai Watch organisasi lingkungan yanh didirikan tiga bersaudara Gary, Kelly,dan Sam Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers.

Mereka lari Bali hingga Jakarta sejauh 1.200 Km.

Tak sekadar berlari, ia bersama komunitasnya pun terjun langsung mengedukasi warga bahkan membersihkan sungai dengan intensitas tumpukan sampah cukup banyak.

Baca Juga: Alhamdulillah, 2 Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Ayu Dapat Hadiah Motor, Disiplin Bayar Tagihan

Kedatangan Komunitas Sungai Watch disambut Bupati M Faiz Kurniawan dengan turut berlari bersama Komunitas Batang Runner.

Dipimpin mantan atlet lari Batang yang masih rajin mengikuti berbagai lomba lari Mubari, kegiatan ini mulai dari halaman Kantor Kecamatan Kandeman hingga Rumah Dinas Bupati sejauh 5 kilometer.

Ikut menfdampingai Ketua Tim Pengegrak PKK Faelasufa Faiz dan Ketua Umum KONI Batang yang juga mantan Ketua PASI Cabang batang Teguh Supriyanto.

Dalam misinya tersebut ia bersama Komunitas Sungai Watch telah melewati berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah, dengan problematika sampah yang perlu ditangani secara serius.

Sepanjang pengamatannya selama berlari, Gary mengakui sungai-sungai di Batang masih cukup bersih dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Tengah.

"Saya melihat di sepanjang jalur pantura ada tumpukan sampah, tapi itu dari warga yang membuangnya. Sedangkan di aliran sungainya, khususnya Batang tingkat kejernihannya masih cukup baik, dibandingkan kabupaten/kota tetangga," ujar Garry saat ditemui puskapik.com di halaman Rumah Dinas Bupati Batang.

Dia menuturkan untuk mengetahui kondisi lebih jauh sungai di Kabupaten Batang, memang diperlukan penelitian lebih intensif.

Baca Juga: DPRD Pemalang Kundhi Minta Polisi dan Satpol PP Berantas Peredaran Obat Keras Ilegal

Rencananya setelah sampai Jakarta selesai, pihaknya akan kembali ke Batang untuk menggali permasalahan yang terjadi.

Itu bertujuan supaya dapat menentukan langkah yang tepat. Untuk mendukung program pembersihan sungai, dari Bali hingga Batang sudah terkumpul donasi sebesar Rp1,8 miliar, dari target Rp16 miliar.

"Kami buka cabang di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat di sana akan dibangun tempat pemilahan, pemasangan 110 jaring,"tandasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait