Rayakan Hari Tani Bersama Serikat Omah Tani, Bupati Batang Janji Pemetaan Beasiswa Anak Petani

Kamis, 24 September 2026 | 21.40 WIB
Peringat Hari Tani Nasional di Kantor Bupati Batang.
Peringat Hari Tani Nasional di Kantor Bupati Batang.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mendorong keterlibatan Generasi Z untuk terjun ke sektor pertanian guna menjaga ketahanan pangan daerah dalam peringatan Hari Tani

BATANG, puskapik.com - Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mendorong keterlibatan Generasi Z untuk terjun ke sektor pertanian guna menjaga ketahanan pangan daerah.

Langkah ini dinilai strategis mengingat profesi petani di Kabupaten Batang saat ini masih didominasi oleh generasi tua.

Dorongan tersebut disampaikan Faiz saat menghadiri tasyakuran Hari Tani Nasional bersama ratusan petani dari Serikat Omah Tani di Pendopo Kantor Bupati Batang.

Baca Juga: Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Anggota DPR RI Yoyok Riyo Nilai SPPG Lebih Kejar Bisnis

Menurut Faiz, pengembangan sektor hortikultura menjadi salah satu kunci utama untuk menarik minat anak muda agar mau melirik bidang pertanian sebagai pilihan karier yang menjanjikan.

"Terutama di sektor hortikultura, kita terus melakukan peningkatan kualitas dan peningkatan ekosistem. Nah, ini yang kita harapkan nanti ke depan menarik minat para petani di generasi muda," ujar Faiz di Pendopo Kantor Bupati Batang, Jumat 24 September 2026.

Ia menambahkan, hasil tani generasi muda berpeluang besar untuk masuk ke pasar modern hingga menembus pasar ekspor karena memiliki nilai tambah tersendiri. Potensi ini telah dibuktikan oleh beberapa petani lokal di Batang.

"Tadi petani Kuripan juga cerita sampai sekarang kelengkengnya masih diambil oleh Indomaret dan lain sebagainya. Mereka senang, happy, bahkan pengin nambah kapasitas produksinya," katanya.

Di sisi lain, Faiz menekankan pentingnya kemandirian pangan bagi Kabupaten Batang. Kebutuhan pangan daerah diharapkan dapat terpenuhi secara mandiri dari hasil produksi petani lokal.

Baca Juga: Bupati Tegal Luncurkan 1.000 Titik Jaringan Internet Gratis

"Pertanian ini adalah hal yang fundamental, ketahanan pangan ini fundamental, dan setidaknya kita harus mampu mencukupi kebutuhan Batang ini dari hasil pertanian kita sendiri dulu, tanpa perlu support dari daerah yang lain," jelasnya.

Selain membahas regenerasi petani dan ketahanan pangan, Faiz juga menanggapi aspirasi terkait anak petani yang belum mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pihaknya akan melakukan pemetaan guna memastikan ketersediaan akses pendidikan bagi anak-anak petani tersebut.

"Nanti kita cek mereka di swasta atau di negeri. Kalau di swasta memungkinkan kita kasih beasiswa atau enggak, atau kita tarik ke negeri untuk mendapatkan komponen biaya gratis untuk sekolahnya," pungkas Faiz.***