Bupati Tegal Luncurkan 1.000 Titik Jaringan Internet Gratis

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman meluncurkan 1.000 titik internet gratis bersama PT Surge Tbk untuk memperluas akses informasi dan mendukung literasi digital.
SLAWI, Puskapik.com- Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman didampingi Bunda Literasi Kabupaten Tegal Nilna Almuna Ischak meluncurkan program 1.000 titik jaringan internet gratis pada pembukaan Festival Literasi 2026 di Taman GBN Slawi, Kamis, 24 September 2026.
Program tersebut merupakan kerjasama dengan PT Surge Tbk dalam rangka meningkatkan litetasi masyarakat Kabupaten Tegal.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, menyampaikan dengan kerjasama yang dijalin dengan PT Surge Tbk, faktor ketersediaan kuota internet tidak boleh lagi menjadi alasan bagi siswa maupun masyarakat untuk tidak membaca.
Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Oknum Satpol PP Kota Tegal Diselidiki
Direksi PT Surge Tbk Mohammad Mustaghfirin, menegaskan komitmen penuh perusahaannya dalam mendukung peningkatan literasi di Kabupaten Tegal.
Menurutnya, misi PT Surge sejalan dengan visi pemda untuk mengembangkan pendidikan melalui program internet murah dan gratis agar bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
"Membaca adalah kunci memajukan dan membuka masa depan bangsa. Bahkan dalam agama, ayat pertama yang turun adalah Iqra (bacalah). Kita memiliki satu misi yang sama untuk pendidikan," ungkap Mohammad Mustaghfirin.
Baca Juga: Pria 29 Tahun Ditangkap di Comal Pemalang, Polisi Temukan 30 Paket Sabu
Ia menambahkan, saat ini sudah ada tiga titik zona literasi yang aktif di seputar Taman GBN.
Sementara itu, Nilna Almuna mengatakan, program itu ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi sekaligus mendukung literasi digital.
Titik internet gratis tersebut direncanakan berada di setiap desa. Program itu juga diharapkan membantu masyarakat di wilayah yang masih mengalami blank spot sehingga akses terhadap informasi dapat lebih luas.
Nilna mengatakan, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca buku. Masyarakat juga perlu mampu memahami, mengkritisi, dan menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Ia juga mengajak orang tua membangun kebiasaan membaca sejak anak masih kecil. Salah satunya dengan membacakan buku sebelum tidur serta mendampingi anak ketika menemukan pertanyaan dari bacaan yang mereka baca.
Nilna menyampaikan, tingkat kegemaran membaca Kabupaten Tegal meningkat dari 66,25 pada 2023 menjadi 70. Sementara itu, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Tegal pada 2024 masih berada di angka 48,08.
Upaya memperluas akses literasi juga dilakukan melalui pendataan perpustakaan desa dan pojok baca. Berdasarkan data yang dihimpun bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Tegal, terdapat 100 lokasi perpustakaan desa dan pojok baca yang telah terdata dengan jumlah koleksi yang beragam.
Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Tegal Teguh Mulyadi mengatakan Festival Literasi 2026 juga menjadi ruang untuk mengenalkan sejarah dan kekayaan literasi daerah. Salah satunya melalui penelusuran naskah kuno yang telah dilakukan di berbagai wilayah Kabupaten Tegal.
Rangkaian Festival Literasi 2026 diisi pameran buku, bazar literasi dan UMKM, bedah buku, kajian, seminar, kegiatan mendongeng, serta pertunjukan seni dan budaya. Kawasan Monumen GBN juga ditetapkan sebagai zona literasi Kabupaten Tegal.
Festival Literasi Kabupaten Tegal 2026 mengusung tema “Transformasi Tegal Digital, Transformasi dan Literasi”. Selain menjadi ruang berbagai kegiatan literasi, festival tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap buku, informasi, dan sarana literasi digital. ***