350 Ibu Hamil Risiko Tinggi di Brebes Selatan Jadi Sasaran Program Kesehatan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20.19
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama jajaran RSU Allam Medica Bumiayu dalam kegiatan CSR “Hamil Sehat Bersama Allam Medica”
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama jajaran RSU Allam Medica Bumiayu dalam kegiatan CSR “Hamil Sehat Bersama Allam Medica”

Program CSR RSU Allam Medica Bumiayu menyasar 350 ibu hamil risiko tinggi di Brebes Selatan melalui pemeriksaan, edukasi kesehatan, konsultasi medis, serta pemberian vitamin.

BREBES, puskapik.com – Sebanyak 350 ibu hamil risiko tinggi (Bumil Risti) di wilayah Brebes Selatan menjadi sasaran program pemeriksaan dan edukasi kesehatan yang digelar RSU Allam Medica Bumiayu, Kamis, 13 Agustus 2026.

Program bertajuk “Hamil Sehat Bersama Allam Medica” tersebut merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) RSU Allam Medica Bumiayu.

Kegiatan itu menyasar ibu hamil dari wilayah kerja Puskesmas Kaliwadas, Winduaji, Paguyangan, dan Sirampog. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Baca Juga: Razia Prostitusi Satpol PP Pemalang Berujung Sidang, Empat Orang Didenda

Dalam kegiatan tersebut, 30 ibu hamil risiko tinggi mendapat pemeriksaan USG gratis. Selain pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan dan konsultasi dengan tenaga medis, termasuk dokter spesialis.

Direktur RSU Allam Medica Bumiayu, dr. Hardyansyah, MPH-MMR, mengatakan program tersebut diarahkan untuk membantu deteksi dini kondisi kehamilan yang membutuhkan perhatian lebih.

“Rumah sakit tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ketika sakit. Rumah sakit harus hadir lebih dekat kepada masyarakat, memberikan edukasi dan melakukan deteksi dini,” kata Hardyansyah.

Baca Juga: Jalan Telaga-Cilimus Brebes Kini Mulus, Akses Warga Makin Lancar

Selain pemeriksaan, rumah sakit juga menyiapkan 350 paket bantuan dan vitamin bagi para peserta. Sebagian bantuan telah disalurkan secara bertahap melalui mekanisme door-to-door.

Kegiatan tersebut melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter spesialis anak, tenaga kesehatan RSU Allam Medica, serta bidan koordinator dan bidan desa dari wilayah Puskesmas yang mendampingi peserta.

Hardyansyah mengatakan pemantauan ibu hamil risiko tinggi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk Puskesmas dan tenaga kesehatan di wilayah masing-masing.

“Persoalan kesehatan ibu dan anak tidak mungkin diselesaikan oleh satu institusi saja. Pemerintah, rumah sakit, Puskesmas, dokter, bidan, keluarga dan masyarakat harus bergerak bersama,” ujarnya.

Di sela kegiatan tersebut, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma juga melakukan soft launching Gedung Gardenia RSU Allam Medica Bumiayu. Gedung empat lantai itu direncanakan digunakan untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), pelayanan VIP, Intensive Care Unit (ICU), dan kamar operasi baru.“Kami ingin masyarakat Brebes Selatan mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus pergi jauh ke luar wilayah,” kata Hardyansyah.

Bupati Paramitha mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak, khususnya bagi ibu hamil risiko tinggi.

Menurutnya, upaya menjaga kesehatan ibu dan anak membutuhkan kerja sama antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat. **

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait