Alat Berat Tiba di Gedung Hogwan Bumiayu, Evakuasi Reruntuhan Dipercepat

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11.44
Alat berat yang didatangkan DPU Kabupaten Brebes tiba di lokasi untuk mempercepat evakuasi material reruntuhan gedung Hogwan Bumiayu
Alat berat yang didatangkan DPU Kabupaten Brebes tiba di lokasi untuk mempercepat evakuasi material reruntuhan gedung Hogwan Bumiayu

Alat berat dikerahkan untuk mempercepat evakuasi reruntuhan Gedung Hogwan Bumiayu yang menimpa tiga rumah warga. Tim gabungan juga masih menyisir lokasi.

BREBES, puskapik.com – Proses evakuasi material reruntuhan tembok bagian depan Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mulai dibantu alat berat, Minggu, 30 Agustus 2026.

Satu unit excavator tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WIB untuk mempercepat pembersihan material yang menimpa tiga rumah warga.

Tembok bagian depan Gedung Hogwan runtuh sekitar pukul 05.30 WIB. Material bangunan kemudian menimpa tiga rumah warga di sekitar lokasi.

Baca Juga: Nara dan Arfa Masih Tidur Saat Gedung Hogwan Bumiayu Runtuh

Sesaat setelah kejadian, tim gabungan bersama warga langsung melakukan pembersihan secara manual.

Material bangunan yang menutup rumah warga dipindahkan sedikit demi sedikit untuk membuka akses dan mencari kemungkinan adanya korban lain.

Petugas juga menggunakan peralatan pemecah beton atau breaker untuk memecah bagian material yang keras sebelum dipindahkan.

Baca Juga: Gedung Hogwan Bumiayu Runtuh, Tiga Rumah Tertimpa, Dua Anak Meninggal

Kepala UPTD PU Wilayah Bumiayu, Sri Hartanti, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai runtuhnya tembok Gedung Hogwan.

Pengerahan alat berat dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dan mendapat arahan dari Kepala Dinas PU Kabupaten Brebes.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan pimpinan untuk membantu penanganan,” kata Tanti saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu.

Tanti mengatakan satu unit alat berat jenis excavator

tersebut didatangkan dari Andalan Beton di Kecamatan Bantarkawung. Selain satu unit excavator, dua unit breaker juga diterjunkan untuk membantu memecah dan membersihkan material bangunan.

Pemilik Andalan Beton, Aji Fajar Islami, mengatakan pihaknya menerima informasi dan koordinasi dari Dinas PU Kabupaten Brebes untuk membantu penanganan runtuhnya Gedung Hogwan.

“Kami mendapat informasi dan koordinasi dari Dinas PU untuk membantu penanganan. Kami kemudian menerjunkan alat berat ke lokasi,” kata Aji.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait