Gedung Hogwan Bumiayu Runtuh, Tiga Rumah Tertimpa, Dua Anak Meninggal

Minggu, 30 Agustus 2026 | 08.38
Gedung Hogwan Bumiayu Runtuh, Minggu 30 Agustus 2026
Gedung Hogwan Bumiayu Runtuh, Minggu 30 Agustus 2026

Gedung Hogwan Bumiayu runtuh dan menimpa tiga rumah warga, Minggu pagi. Dua anak, Nara (4) dan Arfa (6), meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

BREBES, puskapik.com – Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, runtuh pada Minggu, 30 Agustus 2026, sekitar pukul 05.30 WIB.

Bangunan tua tersebut ambruk dan materialnya menutup jalan serta menimpa tiga rumah warga di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi warga di lapangan, tiga rumah terdampak itu masing-masing rumah milik Feti, Marto, dan Imam.

Baca Juga: Ribuan Liter Air Disuplai Untuk Padamkan Kebakaran Pasar Belik Pemalang

Kondisi ketiga rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat tertimpa material bangunan.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan dua orang meninggal dunia. Keduanya diketahui merupakan anak Feti, yakni Nara (4) dan Arfa (6).

Runtuhnya bangunan tua itu langsung mengundang perhatian warga. Ratusan masyarakat berdatangan ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan dan rumah warga yang terdampak.

Baca Juga: Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Kendal, Ternyata Ini Penyebabnya

Petugas kepolisian kemudian memasang garis polisi dan mengamankan area sekitar bangunan yang runtuh untuk mencegah warga mendekat ke lokasi yang masih berbahaya.

Gedung Hogwan diketahui merupakan bangunan tua yang memiliki sejarah. Bangunan tersebut disebut merupakan bekas pabrik tepung tapioka pada zaman Belanda.

Dalam perkembangannya, gedung tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai tempat latihan bulu tangkis sebelum akhirnya runtuh pada Minggu pagi.

Hingga berita ini ditulis, penanganan di lokasi masih berlangsung. Penyebab pasti runtuhnya bangunan serta data lengkap mengenai korban dan kerugian masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. **

Artikel Terkait