
Pembongkaran Gedung Hogwan Rampung, Jalan Lapangan Asri Bumiayu Kembali Bisa Dilewati
Pembongkaran Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri Bumiayu rampung lebih cepat, sehingga akses jalan kembali bisa dilewati kendaraan dan warga.

Pembongkaran Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri Bumiayu rampung lebih cepat, sehingga akses jalan kembali bisa dilewati kendaraan dan warga.

Pembongkaran Gedung Hogwan Bumiayu dimulai Jumat dan diperkirakan membutuhkan tiga hari karena material bangunan yang harus dirobohkan dan dibersihkan.

Sisa Gedung Hogwan Bumiayu yang runtuh dan menewaskan tiga orang dibongkar menggunakan alat berat karena masih membahayakan warga dan pengguna jalan.

Pembersihan puing Gedung Hogwan Bumiayu ditunda hingga Jumat karena operator alat berat kelelahan, meski alat berat telah tiba di lokasi.

Puing Gedung Hogwan yang ambruk masih menutup Jalan Lapangan Asri Bumiayu. DPU Brebes segera menurunkan alat berat untuk membersihkan dan membongkar bagian berbahaya.

Warga Dukuhturi membersihkan puing Gedung Hogwan yang menimpa tiga rumah. Sisa bangunan masih dikhawatirkan membahayakan warga dan diminta segera dibongkar.

Gedung Hogwan Bumiayu belum dibongkar karena masih menjadi objek penyelidikan polisi. Pembersihan reruntuhan juga terkendala alat berat dan risiko getaran.

Kades Dukuhturi Achmad Effendi menjelaskan soal Mobil Siaga dan tuntutan warga agar dirinya mundur usai tragedi Gedung Hogwan yang menewaskan tiga orang.

Warga Dukuhturi Bumiayu meminta kepala desa mundur dan menyoroti pengelolaan aset serta Mobil Siaga Desa dalam audiensi pascaruntuhnya Gedung Hogwan.

Puluhan warga Dukuhturi menggelar audiensi soal Mobil Siaga Desa dan pelayanan pemerintahan. Sorotan menguat setelah kendaraan disebut tak berada di lokasi saat tragedi Hogwan.