Anggota DPRD Brebes Rizki Nurohman ; Itu Fitnah Soal Isu di Medsos Dirinya Ditangkap BNN

Anggota DPRD Brebes M. Rizki Nurohman membantah isu di media sosial yang menyebut dirinya ditangkap BNN terkait narkoba. Ia menegaskan kabar tersebut fitnah.
BREBES, puskapik.com - Anggota DPRD Kabupaten Brebes Komisi IV dari Fraksi PDI-P, M. Rizki Nurohman, membantah isu di Media Sosial (medsos) yang menyebut dirinya ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN).
Penangkapan itu terkait kasus narkoba di sebuah hotel di Kota Tegal pada awal Juni 2026.
"Itu semua fitnah. Itu semua hoaks. Yang ditangkap itu siapa?. Saya juga tidak tahu. Saar kejadian pada 5 Juni malam hingga 6 Juni, saya berada di rumah untuk persiapan akad nikah," kata Rizki saat memberikan klarifikasi kepada wartawan di Gedung DPRD Brebes, Sabtu (27/6/2026).
Baca Juga: 2.935 Atlet Taekwondo Ikuti Gubernur Jateng Cup 2026, Cetak Juara Nasional
Sebelumnya, pada 1 Juni 2026 sejumlah wartawan berupaya meminta klarifikasi ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Tegal perihal kabar adanya penangkatan salah satu anggota DPRD Brebes di sebuah hotel di Kota Tegal.
Sejumlah sumber internal BNN menyebut kabar tersebut hanya isu yang tidak benar
Rizki mengungkapkan, kabar tentang dirinya itu, baru diketahui setelah menerima telepon dari sejumlah rekannya.
Baca Juga: BUMDes di Jateng Disiapkan Kelola Rantai Pasok Makan Bergizi Gratis
Saat itu, pihaknya tengah fokus mempersiapkan pernikahannya sehingga tidak terlalu menanggapi isu yang beredar.
"Saya kaget kenapa berita itu membawa-bawa nama saya. Silakan teman-teman wartawan cari sendiri siapa orang yang dimaksud. Yang jelas bukan saya yang ditangkap di salah satu hotel di Kota Tegal," ujarnya.
Anggota DPRD Brebes asal Kecamatan Bantarkawung ini juga membantah tuduhan lain yang menyebut dirinya sebagai bandar narkoba. Termasuk, keterkaitan dengan pemilik tempat hiburan malam di Jakarta maupun Tegal.
"Itu semua fitnah. Masa saya bandar narkoba? Saya atlet, dan masih aktif latihan sebagai atlet. Kalau memang benar, pasti polisi sudah mengetahui dan saya sudah ditangkap," kata Rizki yang juga atlet Kick Boxing peraih medali emas di PON Sumut-Aceh ini.
Lebin lanjut dia menilai, informasi yang beredar di media sosial sudah melampaui batas. Lantaran, menyangkut nama baik. Akibat isu itu, bahkan dirinya menerima banyak telepon dari nomor tak dikenal. Tak hanya itu, pihaknya juga sempat mengalami kendala pada akun Instagram pribadinya.
"Tiba-tiba akun Instagram saya logout sendiri, lalu diminta membuat kata sandi baru. Ada pemberitahuan seseorang meminta kode akun Instagram saya," ungkapnya.
Terkait tudingan sebagai keluarga pemilik usaha hiburan malam, Rizki menjelaskan, hal itu tidak benar. Pihaknya hanya memiliki sebidang tanah di Tegal yang disewakan kepada pihak lain.
"Tanah di Tegal itu memang milik saya, tetapi dikelola orang lain. Mereka menyewa lahan tersebut dan saya tidak mengatur mereka membuka usaha apa di sana," terangnya.
Atas berbagai tuduhan yang beredar, Rizki menyatakan saat ini fokus memulihkan nama baiknya. Ia juga mengimbau pihak yang menyebarkan informasi tidak benar agar menghentikan tindakan tersebut.
"Ini sudah menyangkut nama baik pribadi. Kepada orang yang memfitnah saya, kalau mau mencari uang, bekerjalah dengan cara yang baik. Jangan membuat fitnah," tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang mengaitkan Muhamad Rizki Nurohman dengan kasus narkoba sebagaimana isu yang beredar di media sosial. **