Bupati Paramitha Apresiasi Langkah Gubernur Soal Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak

Bupati Paramitha apresiasi langkah cepat Gubernur Ahmad Luthfi dalam relokasi warga terdampak bencana tanah bergerak di Sirampog.
BREBES, puskapik.com - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, terhadap penanganan warga terdampak bencana tanah bergerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog. Yakni, dengan menyiapkan relokasi.
Hal ini disampaikan Paramitha saat mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi menijau pengungsian warga terdampak bencana alam ini, kemarin (18/2/2026). Bupati Paramitha menilai, kehadiran langsung Gubernur bersama jajaran OPD menjadi bukti komitmen penanganan yang serius dan terkoordinasi.
“Terima kasih banyak atas bantuan dan penanganan yang cepat. Bahkan datang bersama OPD terkait," ujar Bupat Brebes, Paramitha Widya Kusuma.
Ia meminta, masyarakat yang terdampak bencana ini tidak perlu khawatir lagi. Sebab, dengan relokasi kehidupan akan lebih aman dan nyaman.
"Kita gotong royong, semua sudah disiapkan oleh dinas Provinsi Jawa Tengah,” tandasnya.
Dalam kunjungan ini, Ahmad Luthfi turun langsung meninjau lokasi pengungsian sekaligus memimpin Rapat Penanganan dan Penyerahan Bantuan di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al Munawir, Sirampog.
Ia menegaskan, langkah paling realistis saat ini adalah memindahkan warga beserta barang-barangnya ke lokasi yang lebih aman. Dia juga menginstruksikan percepat pembangunan hunian sementara (huntara).
“Untuk tanah gerak ini yang bisa dilakukan adalah memindah orang dan barang,” tegasnya.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes mencatat, sedikitnya 143 rumah terdampak. Dari jumlah itu, 10 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 124 lainnya berada dalam kondisi terancam. Tidak hanya hunian warga, dua tempat ibadah dan dua fasilitas pendidikan turut terdampak. Akses jalan desa sepanjang kurang lebih 700 meter juga ambles akibat pergerakan tanah.
Perkembangan terakhir menunjukkan tanah masih bergerak, dipicu tingginya curah hujan di kawasan perbukitan Sirampog. Arah longsoran bergerak ke barat daya dengan potensi pergerakan susulan yang dinilai masih tinggi.
Gubernur juga meminta, warga untuk tidak kembali ke rumah masing-masing demi menghindari risiko yang lebih besar. (
Artikel Terkait

Mudahkan Cari Pekerjaan di Brebes, Inovasi Yuh Ngasab Lur Raih Penghargaan Indeks Inovasi Daerah

14 Rumah Sakit Jalin Kerjasama Layanan Bangkit Disdukcapil Brebes

Bupati Brebes Pesan Anak Yatim Jangan Rendah Diri, 100 Anak di Paguyangan Terima Bansos
