Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Dapur Umum Siapkan Takjil untuk Pengungsi Tanah Bergerak di Brebes

Rabu, 18 Februari 2026 | 21.57
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berdialog dengan warga saat mengunjungi lokasi pengungsian tanah bergerak di Sirampog, Brebes.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berdialog dengan warga saat mengunjungi lokasi pengungsian tanah bergerak di Sirampog, Brebes.

Ahmad Luthfi minta dapur umum siapkan takjil bagi 65 pengungsi tanah bergerak Sirampog, Brebes, selama Ramadan.

BREBES, puskapik.com – Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, meminta petugas dapur umum menyiapkan takjil untuk warga terdampak bencana tanah bergerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Permintaan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat meninjau dapur umum di lokasi pengungsian yang berada di Ponpes Bahrul Qur'an Al Munawirin Sridadi, Rabu (18/2/2026).

Di lokasi pengungsian tersebut tercatat sebanyak 37 kepala keluarga (KK) atau 65 jiwa mengungsi akibat bencana tanah bergerak.

Baca Juga: 588 Unit Huntara Bagi Warga Desa Padasari Tegal Segera Dibangun, Apa Saja Fasilitasnya?

“Tadi warga menyampaikan besok sudah mulai puasa Ramadan. Pastikan jangan sampai lupa, setiap hari siapkan takjil seperti kolak atau lainnya untuk warga pengungsian yang menjalankan ibadah puasa,” kata Ahmad Luthfi.

Menurutnya, takjil harus disiapkan agar kebutuhan warga yang menjalankan ibadah puasa tetap terpenuhi meski berada di pengungsian.

Selain itu, gubernur juga meminta petugas dapur umum melakukan pendataan warga yang berpuasa, lansia, serta anak-anak.

Hal itu dilakukan agar distribusi makanan tepat sasaran dan tidak terjadi pemborosan.“Data yang jelas supaya makanan tidak mubazir,” ujarnya.

Tak hanya meninjau dapur umum, Ahmad Luthfi juga mengecek posko kesehatan dan menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak. Dalam kesempatan itu, ia meminta warga tetap bertahan di lokasi pengungsian demi keselamatan.“Jangan kembali ke rumah karena kondisi membahayakan. Di sini saja karena semua kebutuhan dipenuhi,” tegasnya.

Di lokasi pengungsian tersebut, gubernur juga memimpin rapat penanganan bencana tanah bergerak Dukuh Bojongsari,Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog tersebut. Salah satu hasil rapat tersebut adalah rencana penyiapan lahan hunian sementara di lahan Perhutani petak 34G.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait