Dua Kasus Gantung Diri Gegerkan Bantarkawung Brebes

Kamis, 8 Oktober 2026 | 20.16 WIB
Polisi cek TKP warga gantung diri di Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung
Polisi cek TKP warga gantung diri di Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung (Dok)

Dua pria ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung di dua desa di Kecamatan Bantarkawung, Brebes, dalam rentang waktu dua hari.

BREBES, puskapik.com — Warga Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, dikejutkan dua kasus pria ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung di pohon.

Kasus terbaru menimpa Rahmat Nurhaedi (28), warga Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Kamis, 8 Oktober 2026.

Rahmat ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di area pekarangan warga di belakang MTsN 4 Brebes. Menurut informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan seorang perangkat Desa Bangbayang yang melintas di sekitar lokasi.

Saksi kemudian meminta bantuan perangkat desa lainnya sebelum temuan tersebut dilaporkan kepada pemerintah desa dan Polsek Bantarkawung.

Baca Juga: Parkir Sembarangan Terancam Digembok, Dishub Tegal Tempel Stiker Peringatan

Petugas Polsek Bantarkawung bersama tenaga kesehatan Puskesmas Bantarkawung kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan kematian akibat kekurangan oksigen. Polisi juga menemukan tali nilon dan sejumlah barang milik korban.

Meski demikian, polisi belum memastikan penyebab kematian Rahmat.

Sebelum ditemukan, menurut keterangan keluarga, Rahmat keluar dari rumah pada Rabu (7/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Ia berpamitan hendak membeli makanan, tetapi tidak kembali ke rumah.

Kepala Desa Jipang Dahro membenarkan Rahmat merupakan warganya dari Dukuh Cikokol.

Dahro mengatakan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Karena itu, penyebab pasti kematian Rahmat belum dapat dipastikan secara medis.

Sebelumnya, Selasa, 6 Oktober 2026, kasus serupa terjadi di Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung.

Baca Juga: Sudah Diteliti Sejak 1923, Ini Alasan Bumiayu Penting bagi Penelitian Fosil

M. Riyan Al Mumin (42), warga asal Cianjur yang tinggal bersama istrinya di Desa Cibentang, ditemukan meninggal dunia di pekarangan warga Dukuh Panyawulyan.

Riyan ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh Nursalim (40) yang sedang melintas menuju kebun.

Korban ditemukan tergantung di pohon waru dengan ketinggian sekitar dua meter. Polisi menemukan tali rafia putih pada bagian leher korban.

Hasil pemeriksaan medis Puskesmas Buaran tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang milik korban, termasuk pakaian, sandal, tali rafia, dan telepon seluler.

Namun, kepastian penyebab kematian tidak dapat diperoleh karena keluarga menolak autopsi. ***

Artikel Terkait