Gus Miftah Ceramah di Kalijurang Brebes, Ribuan Warga Diajak Tak Membandingkan Hidup

Selasa, 27 Oktober 2026 | 10.51 WIB
Gus Miftah menyampaikan tausiyah di hadapan ribuan warga saat pengajian dan syukuran gedung Madrasah Lansia di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.
Gus Miftah menyampaikan tausiyah di hadapan ribuan warga saat pengajian dan syukuran gedung Madrasah Lansia di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Ribuan warga menghadiri pengajian Gus Miftah sekaligus syukuran gedung Madrasah Lansia di Desa Kalijurang, Brebes, Senin (26/10/2026).

BREBES, puskapik.com – Ribuan warga menghadiri pengajian Gus Miftah di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Pengajian pada Senin sore, 26 Oktober 2026 tersebut sekaligus menjadi syukuran gedung Madrasah Lansia Kalijurang.

Dalam ceramahnya, Gus Miftah mengajak jamaah bersyukur atas rezeki yang dimiliki dan tidak membandingkan kehidupan dengan orang lain.

Baca Juga: Panitia Pilkades Taman Pemalang Kelabakan Hadapi Protes Soal Tes Tertulis

Pendakwah bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu mengatakan setiap orang memiliki perjalanan hidup dan rezeki yang berbeda.

Karena itu, ia mengingatkan jamaah agar menerima ketentuan Allah SWT dan tetap bersyukur dalam berbagai keadaan.

Gus Miftah juga menekankan pentingnya berbagi. Rezeki yang dimiliki, menurut pesan yang disampaikannya, hendaknya tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama.

Baca Juga: Panitia Pilkades Taman Pemalang Diajak Sumpah Banyu Taman, Ini Mitosnya

Ceramah berlangsung santai dan humoris. Suasana semakin interaktif ketika Gus Miftah membuka sesi tanya jawab yang disertai pembagian rezeki kepada sejumlah jamaah.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap organisasi keagamaan melalui pengabdian dan kerja nyata.

Kades Kalijurang, Edi Riyanto, mengapresiasi warga dan berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap Madrasah Lansia menjadi ruang belajar agama sekaligus mempererat silaturahmi warga lanjut usia.

Anggota DPRD Jawa Tengah, Musyaffa Lc, yang hadir dalam acara tersebut menilai keberadaan madrasah tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat yang diharapkan bisa menginspirasi wilayah lain.

Artikel Terkait