Hoodie Jadi Petunjuk Keluarga Kenali Jenazah Dani, Korban KMP Virgo Transport 8 asal Pagojengan Brebes

Rabu, 7 Oktober 2026 | 14.30 WIB
Pemakaman jenazah Rahmat Dani, di TPU Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Pemakaman jenazah Rahmat Dani, di TPU Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Hoodie menjadi petunjuk keluarga mengenali Rahmat Dani, korban KMP Virgo Transport 8 yang ditemukan setelah 16 hari pencarian dan dimakamkan di Brebes.

BREBES, puskapik.com - Sebuah hoodie (jaket bertudung) menjadi petunjuk penting bagi keluarga untuk mengenali Rahmat Dani (31), warga Dukuh Waru, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, yang ditemukan meninggal dunia setelah 16 hari pencarian korban KMP Virgo Transport 8.

Kabar itu awalnya diketahui keluarga setelah Basarnas mengunggah informasi mengenai properti yang ditemukan bersama jenazah di pesisir pantai Kalimantan Timur.

Reni, kakak Dani, langsung mengenali hoodie tersebut sebagai milik adiknya.

Baca Juga: Kepala Sekolah Kasus Perundungan di Pemalang Dicopot

“Kami mengenali dari hoodie milik Dani. Kemudian kami ajukan klaim dan dilakukan identifikasi dan menunggu kecocokan. Hari Selasa kemarin baru ada kepastian, ternyata benar,” kata Reni di rumah duka, Rabu, 7 Oktober 2026.

Kepastian itu akhirnya membawa jenazah Dani pulang ke Pagojengan setelah keluarga menunggu selama 24 hari sejak kecelakaan kapal pada 13 September 2026.

Jenazah Dani diberangkatkan dari Banjarmasin pada Selasa, 6 Oktober 2026 menggunakan kargo pesawat pertama. Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 10.45 WIB, Rabu.

Baca Juga: Isak Tangis Sambut Jenazah Dani di Pagojengan Brebes, Korban KMP Virgo Transport 8

Kedatangannya disambut tangis orang tua, keluarga, kerabat, dan warga yang sejak pagi menunggu.

Bagi Reni, kepulangan Dani menjadi momen duka sekaligus penutup penantian panjang keluarga. Ia mengenang adiknya sebagai anak keempat dari lima bersaudara yang sangat menyayangi keluarganya.

“Ia selalu mengalah untuk kami, kakak dan adiknya,” ujarnya.

Dani kemudian dimakamkan di TPU Krajan, Desa Pagojengan. Keluarga, kerabat, dan warga ikut mengantarkan hingga ke tempat peristirahatan terakhir.

Dani merupakan pekerja ekspedisi asal Tangerang, Banten. Ia berada di KMP Virgo Transport 8 bersama sepupunya, Fajar Ramadhan, untuk mengirimkan barang ke Banjarmasin.

Kini, keluarga masih menunggu kabar mengenai Fajar. Orang tua Fajar masih berada di Banjarmasin untuk mencari informasi mengenai keberadaan putra mereka.

Artikel Terkait