Lomba Desa Brebes, Desa Laren Andalkan Lapangan Watu Jaran dan Sunmor sebagai Inovasi Pemberdayaan

Senin, 4 Mei 2026 | 17.31
Tim penilai lomba desa tingkat Kabupaten Brebes melihat langsung lapangan sepakbola Watu Jaran di Desa Laren, Kecamatan Bumiayu.
Tim penilai lomba desa tingkat Kabupaten Brebes melihat langsung lapangan sepakbola Watu Jaran di Desa Laren, Kecamatan Bumiayu.

Desa Laren Brebes masuk 5 besar lomba desa, andalkan Lapangan Watu Jaran dan Sunmor sebagai inovasi pemberdayaan ekonomi dan partisipasi warga.

BREBES, puskapik.com – Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, menjadi salah satu dari lima besar dalam Lomba Desa dan Evaluasi Perkembangan Desa tingkat Kabupaten Brebes.

Saat ini, Desa Laren bersama empat desa lainnya tengah mengikuti tahapan penilaian untuk menentukan desa terbaik yang akan mewakili Kabupaten Brebes ke tingkat provinsi.

Di balik capaian tersebut, Desa Laren tidak hanya mengandalkan aspek administrasi. Sejumlah inovasi dan program yang berjalan di tengah masyarakat menjadi perhatian tim penilai yang turun langsung pada Senin, 4 Mei 2026.

Baca Juga: Diiming-imingi Penggandaan Uang, Karyawan BUMN Tertipu Ratusan Juta Rupiah

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Lapangan Sepak Bola Watu Jaran yang dibangun dari dana desa.

Fasilitas ini tidak hanya digunakan sebagai sarana olahraga warga, tetapi juga dimanfaatkan berbagai klub sepak bola dari wilayah Brebes selatan.

Setiap akhir pekan, lapangan ini ramai dikunjungi warga dari berbagai desa untuk berolahraga memanfaatkan area joging track maupun sekadar beraktivitas di ruang terbuka. Aktivitas ini turut mendorong tumbuhnya pedagang kecil di sekitar lokasi.

Baca Juga: Kadaluarsa, 12 Desa di Kabupaten Tegal Tak Bisa Gelar PAW, Digabungkan Pilkades Serentak Gelombang II

Pengelolaan lapangan juga melibatkan karang taruna, sehingga memberi ruang bagi pemuda untuk berperan aktif.

Selain itu, Desa Laren juga mengembangkan Pasar Sunday Morning (Sunmor) yang digelar setiap Minggu pagi melalui kerja sama dengan GP Ansor setempat. Kegiatan ini menjadi ruang ekonomi baru bagi masyarakat dengan melibatkan lebih dari seratus pelaku UMKM yang rutin berjualan setiap pekan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait