Mau Santai atau Uji Nyali? Ini Pilihan Wahana di GBF Bumiayu 2026

GBF Bumiayu 2026 menghadirkan beragam wahana, dari Komidi Putar hingga Kora-Kora dan Ombak Banyu, termasuk dua wahana baru Prosotan Pelangi dan Dinosaurus.
BREBES, puskapik.com— Mau bermain santai bersama keluarga, mencari wahana yang menantang, atau sekadar bernostalgia dengan permainan masa muda? Semua pilihan itu ada di Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 di Lapangan Asri, Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Tahun ini, wahana permainan di GBF Bumiayu cukup beragam. Bahkan, ada dua wahana baru yang belum pernah hadir pada penyelenggaraan sebelumnya, yakni Prosotan Pelangi dan Wahana Dinosaurus.
Area permainan memang menjadi salah satu bagian yang ramai didatangi pengunjung. Untuk anak-anak, ada beberapa pilihan seperti Komidi Putar, Ontang-anting, Istana Balon, Trampolin, Dinosaurus Show dan Prosotan Pelangi. Sementara Bianglala banyak menjadi pilihan keluarga yang datang bersama anak.
Baca Juga: Tak Sekadar Program, Taj Yasin Minta Ekonomi Syariah Dongkrak Kesejahteraan Warga
Bagi yang ingin mencoba permainan berbeda, ada Rumah Hantu dan Tong Setan. Keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda dari wahana permainan lainnya. Namun, jika ingin menguji nyali, Kora-Kora dan Ombak Banyu menjadi dua wahana yang cukup menarik perhatian.
Kora-Kora banyak diminati anak muda, terutama Gen Z. Kapal besar itu bergerak mengayun ke depan dan belakang. Semakin tinggi ayunannya, semakin terdengar suara teriakan dari para penumpang.
Menariknya, Kora-Kora tidak hanya diminati anak muda. Pengunjung usia 40-an hingga 50-an juga terlihat ikut menjajal wahana ini. Ternyata, bagi sebagian dari mereka, Kora-Kora menjadi cara untuk kembali merasakan permainan yang pernah dinikmati saat masih muda.
Baca Juga: Inafis Periksa Gedung Hogwan Bumiayu, Ini yang Dilakukan di Lokasi
Joko (47), misalnya. Ketika masih muda, ia biasa menaiki wahana semacam itu bersama teman-temannya. Kini, ia kembali mencoba Kora-Kora dan Ombak Banyu. Tapi kali ini bersama anaknya.“Sensasinya masih sama. Tapi sekarang lebih seru karena bareng anak. Kalau istri saya takut,” kata Joko.
Itulah beberapa wahana yang bisa dijajal di GBF. Pengalaman seperti yang dirasakan Joko menjadi bagian menarik dari suasana wahana di GBF tahun ini.
Permainan yang dulu dinikmati bersama teman, kini bisa kembali dicoba bersama keluarga.
Kini, yang membedakan bukan lagi wahananya, tetapi dengan siapa keseruan di GBF itu dinikmati.**


