Mumbai Van Java Julukan Baru Bagi Brebes, Ini Alasannya

Jumat, 10 April 2026 | 12.15
Landmark bawang merah yang berdiri megah di Alun-alun Brebes menjadi ciri khas Kabupaten Brebes.
Landmark bawang merah yang berdiri megah di Alun-alun Brebes menjadi ciri khas Kabupaten Brebes.

Julukan Mumbai Van Java kian melekat pada Brebes, mencerminkan geliat ekonomi, budaya, dan kreativitas warganya yang berkembang pesat.

BREBES, puskapik.com - Julukan Mumbai Van Java kini kian melekat pada Kabupaten Brebes. Sebutan ini bukan tanpa alasan.

Daerah yang dikenal sebagai sentra bawang merah terbesar di Indonesia itu, perlahan menunjukkan geliat baru. Terutama, dalam sektor hiburan, budaya, dan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis.

Julukan Mumbai Van Java ini, tertulis resmi dalam situ Wikipedia di https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Brebes.

Baca Juga: PDI Perjuangan Kota Tegal Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen, Sasar 500 Warga

Di bawah lambang Kabupaten Brebes muncul julukan daerah. Selain Kota Bawang dan Kota Telur Asin, dalam kolom julukan itu tertuli Mumbai Van Java. Lalu apa alasanya kabupaten paling ujung baran Provinsi Jawa Tengah ini mendapat julukan tersebut.

Istilah Mumbai Van Java sendiri, terinspirasi dari Mumbai. Yakni, sebuah kota metropolitan di India yang dikenal sebagai pusat industri film Bollywood. Julukan ini menggambarkan kemiripan suasana yang mulai terasa di Brebes.

Baca Juga: Satpol PP Tegal Intensifkan Pengawasan Obat Keras, DPRD Dorong Peran Aktif Masyarakat

Dari penelusuran puskapik.com, ada beberapa alasan utama julukan Mumbai Van Java melekat di Kabupatem Brebes. Selain menjadi pusat produsen bawang merah terbesar nasional, banyak orang melihat Brebes memiliki kemiripan ekonomi.

Seperti Mumbai yang menjadi pusat ekonomi dan perdagangan di India, Brebes menjadi pusat perputaran ekonomi, khususnya bawang merah, di Jawa Tengah bahkan nasional.

Di sisi lain, adanya kemiripan perkembangan kreativitas anak muda yang pesat. Terutama, di bidang seni pertunjukan, konten digital, hingga produksi video kreatif yang kian menjamur di berbagai platform media sosial.

Bahkan, beberapa film layar lebar diangkat dengan latar belakang petani bawang merah. Di samping itu, kini para pegiat seni mulai berkembang dengan pagelaran rutin di fasilitas umum, seperti Alun-alun Kota Brebes yang dilaksanakan setiap akhir pekan.

Ditambah generasi muda Brebes kini tak lagi hanya menjadi penonton, tetapi juga kreator. Mereka mampu menghadirkan karya yang menghibur. Sekaligus mempromosikan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.

Kemiripan lainnya, Brebes memiliki populasi yang padat. Bahkan, tercatat sebagai salah satu kabupaten terpadat di Jawa Tengah.

Intensitas aktivitas ekonominya sering diibaratkan dengan padatnya kota Mumbai. Istilah Van Java sendiri merupakan gaya penamaan Belanda yang berarti dari Jawa. Kata itu sering digunakan untuk membandingkan kota di Indonesia dengan kota besar dunia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes, Fajar Adi Widiarso mengakui, Brebes kini memang memiliki julukan baru.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait