PDI Perjuangan Kota Tegal Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen, Sasar 500 Warga

Jumat, 10 April 2026 | 11.20
DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, melaunching program pengobatan gratis dan Dapur Marhaen, yang akan diselenggarakan rutin setiap bulan pada tanggal 10.
DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, melaunching program pengobatan gratis dan Dapur Marhaen, yang akan diselenggarakan rutin setiap bulan pada tanggal 10.

PDI Perjuangan Kota Tegal gelar cek kesehatan dan bagikan 500 paket makanan gratis tiap bulan, bantu warga dan dukung program kesehatan serta pangan.

TEGAL, puskapik.com - DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis dan Dapur Marhaen di Kantor Sekretariat PDI Perjuangan, Jalan Setia Budi, Jumat 10 April 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan dan ketahanan pangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Edy Suripno mengatakan, kegiatan ini menyasar masyarakat umum dengan layanan kesehatan dasar secara cuma-cuma.

Adapun pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat hingga pap smear.

Baca Juga: Satpol PP Tegal Intensifkan Pengawasan Obat Keras, DPRD Dorong Peran Aktif Masyarakat

Kegiatan tersebut juga menggandeng Dinas Kesehatan Kota Tegal.

"PDI Perjuangan mendukung program pemerintah, termasuk MBG dan ketahanan pangan. Ini bentuk gotong royong kita dalam membangun kekuatan bangsa," ujar Edy, yang akrab disapa Uyip.

Uyip menjelaskan, program kemanusiaan tersebut akan digelar secara rutin setiap tanggal 10 setiap bulan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pada pelaksanaan perdana ini, pihaknya menyediakan sekitar 500 paket makanan gratis bagi warga yang hadir, sekaligus layanan cek kesehatan.

Baca Juga: Pemprov-Baznas Jateng Tekan Kemiskinan, Zakat Jadi Motor Utama

"Perdana kami siapkan 500 paket makanan dan layanan kesehatan gratis. Kalau ada yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, akan kami rujuk ke rumah sakit," jelas Uyip.

Salah satu penerima manfaat, Ali Makmuri (81) warga Kelurahan Panggung, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

Ali yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul rongsok biasanya harus rutin memeriksakan kondisi kesehatannya ke RSUD Kardinah setiap 10 hari sekali.

"Adanya kegiatan ini sangat membantu. Biasanya saya ke rumah sakit, ini sekalian berangkat kerja bisa cek kesehatan di sini. Tadi hasilnya normal semua," ungkap Ali.

Tak hanya mendapatkan layanan kesehatan, Ali juga menerima makanan gratis dan bantuan sembako dari panitia.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait