Organisasi Perempuan Brebes Bersinergi Wujudkan Keluarga Sehat dan Tanggap

Organisasi perempuan di Kabupaten Brebes bersinergi memperkuat kesehatan keluarga melalui edukasi kesehatan, kesiapsiagaan bencana, dan pencegahan HIV/AIDS.
BREBES, puskapik.com - Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes menggelar Penguatan Kelembagaan Organisasi Perempuan Tingkat Kabupaten Brebes, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan bertema Perempuan Sebagai Garda Terdepan Penjaga Kesehatan Keluarga itu, dipusatkan di Pendopo Kabupaten Brebes..
Penguatan kelembagaan organisasi perempuan ini, diikuti seluruh organisasi perempuan se-Kabupaten Brebes.
Langkah itu sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan pemahaman tentang isu-isu kesehatan yang menjadi tantangan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Ger-geran, Lomba Tarik Tambang Polres Tegal Kota Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Tiga materi disampaikan oleh narasumber dari unsur pemerintah daerah, TP PKK, dan Dinas Kesehatan.
Mengawali sesi materi, Kepala Bagian Kesra Setda Brebes, Kambali memaparkan Strategi Kebijakan untuk Meningkatkan Kesehatan Perempuan.
Dia menjelaskan, kebijakan kesehatan nasional terus berkembang melalui berbagai regulasi, mulai dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, PP Nomor 28 Tahun 2024, hingga Permenkes Nomor 2 Tahun 2025.
Baca Juga: Bupati Batang Apresiasi Peluncuran 11 Inovasi Layanan Pengadilan Agama, Dorong OPD Mencontoh
Regulasi tersebut menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, kesehatan reproduksi, serta perlindungan perempuan dan keluarga.
"Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kesehatan keluarga. Ketika perempuan memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan, maka keluarga akan menjadi lebih sehat, kuat, dan mampu menghadapi berbagai tantangan," ujarnya.
Materi berikutnya disampaikan Nunung Indriani, SKM dari Pokja IV TP PKK Kabupaten Brebes mengenai Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB).
Ia menjelaskan, gerakan tersebut merupakan program nasional yang bertujuan membentuk keluarga mandiri dalam menjaga kesehatan, kelestarian lingkungan, serta memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Menurut dia, Kabupaten Brebes memiliki tantangan tersendiri, mulai dari stunting, kesehatan ibu dan anak, ancaman banjir, rob, hingga tanah longsor.
Oleh karena itu, implementasi sembilan program GKSTTB diharapkan mampu meningkatkan ketahanan keluarga melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, kepedulian terhadap lingkungan, hingga kesiapsiagaan bencana.


