Pemerintah Akan Perbaiki 3 Bendung di Brebes Selatan, Petani Sumringah

Minggu, 29 Maret 2026 | 18.40
Bendung Notog di Sungai Keruh wilayah Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, bertahun tahun rusak. Tahun ini rencananya akan diperbaiki pemerintah. (FOTO  Dok)
Bendung Notog di Sungai Keruh wilayah Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, bertahun tahun rusak. Tahun ini rencananya akan diperbaiki pemerintah. (FOTO Dok)

Pemerintah perbaiki 3 bendung di Brebes Selatan tahun 2026, petani lega, irigasi sawah kembali normal setelah bertahun-tahun kesulitan air.

BREBES, puskapik.com — Pemerintah berencana memperbaiki tiga bendung di wilayah Brebes Selatan pada 2026. Kabar ini disambut sumringah para petani yang selama ini kesulitan air untuk mengairi sawah.

Kepala Dinas Pengelola Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDAPR) Kabupaten Brebes, M Zuhdan Fanani melalui Plt Kepala UPT PU Pemali Hulu Wilayah Bumiayu, Joko Pranoto, mengatakan, tiga bendung yang akan diperbaiki yaitu Bendung Notog di Sungai Kalikeruh, Desa Pruwatan Kecamatan Bumiayu.

Kemudian Bendung Jembat di Sungai Pemali Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, dan Bendung Tangeran di Sungai Pedes, Desa Tangeran Kecamatan Tonjong.

Baca Juga: Lintas Komunitas Pemalang Bergerak, Hijaukan Mata Air Lereng Gunung Slamet

“Perbaikan juga termasuk jaringan saluran irigasi,” kata Joko Pranoto, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menyebut, anggaran yang disiapkan mencapai miliaran rupiah. Di antaranya Bendung Notog sekitar Rp6,7 miliar, Bendung Jembat Rp3,8 miliar, dan Bendung Tangeran Rp2 miliar.

Kades Pruwatan, Rasiman, mengungkapkan petani sudah lama kesulitan sejak Bendung Jembat jebol pada 2020. Selama ini mereka harus berulang kali membuat bendung darurat.

Baca Juga: Ribuan Penumpang Padati Stasiun KA Tegal di Puncak Arus Balik Lebaran 2026

“Sudah puluhan kali kerja bakti, tapi kalau banjir datang rusak lagi,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait