SMK Al Huda Bumiayu Resmi Miliki TUK, Siswa Bisa Ikuti Uji Kompetensi Berstandar Industri

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15.39
puskapik

SMK Al Huda Bumiayu Brebes resmi menjadi TUK binaan AHM Grade A+, sebagai pusat uji kompetensi siswa dan dukungan kesiapan lulusan memasuki dunia industri.

BREBES, puskapik.com – SMK Al Huda Bumiayu, Kabupaten Brebes, resmi ditetapkan sebagai Tempat Uji Kompetensi atau TUK.

Peresmian dilakukan Vocational Manager PT Astra Honda Motor (AHM) Gunardi, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Brebes Abdul Madjid yang mewakili Bupati Brebes serta Achmad Wahyudi Irmono dari Astra Motor Jawa Tengah, Kamis, 13 Agustus 2026.

Penetapan TUK tersebut menjadi bagian dari kerja sama SMK Al Huda dengan AHM yang telah berlangsung sekitar 10 tahun. Dalam proses kemitraan tersebut, status sekolah berkembang hingga mencapai Grade A+.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Kendal Didorong Jadi Pengguna AI yang Cerdas dan Bertanggung Jawab

Gunardi mengatakan, SMK Al Huda menjadi TUK ke-10 di wilayah binaan AHM di Jawa Tengah. Secara nasional, terdapat 132 TUK dalam jaringan binaan tersebut.

Menurutnya, pencapaian Grade A+ bukan akhir dari perjalanan sekolah. Setelah TUK diresmikan, fasilitas tersebut perlu dioptimalkan dan tidak hanya digunakan dalam kegiatan tertentu.

“Ini bukan akhir perjalanan. Ini merupakan babak baru untuk ke depan dengan tantangan lagi. Bagaimana kepala sekolah mengoptimalkan fungsi TUK ini,” kata Gunardi.

Ia menjelaskan, TUK dapat digunakan siswa untuk mengikuti uji kompetensi dan memperoleh sertifikat kompetensi. Standar uji kompetensi yang diterapkan diselaraskan dengan kebutuhan industri sehingga dapat menjadi bagian dari persiapan siswa sebelum memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Jangan Hanya Andalkan Data, Serdik Sespimmen Diminta Cek Fakta Ketahanan Pangan

TUK tersebut juga dapat dimanfaatkan siswa dari sekolah lain. Gunardi berharap keberadaannya tidak hanya digunakan sesekali.“Kami berharap setiap bulannya ada manfaatnya TUK. Ada uji kompetensi. Tidak hanya untuk siswa internal, tetapi bisa diperluas siswa-siswa di luar SMK Al Huda,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gunardi juga menyerahkan satu unit sepeda motor untuk mendukung kegiatan praktik siswa jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).

Kepala SMK Al Huda Bumiayu, Yudi Haryadi, bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen mengoptimalkan keberadaan TUK sebagai bagian dari pengembangan kompetensi siswa agar lulusan memiliki kualitas dan kesiapan untuk masuk ke dunia industri.

“Dengan hadirnya Bengkel TUK ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan. Kami juga terus membangun sinergi antara sekolah, industri dan wali murid,” kata Yudi.

SMK Al Huda didirikan Yayasan Pondok Pesantren Shofwatussu'ada pada 2004 dengan jumlah siswa awal sekitar 30 orang. Sekolah tersebut kemudian berkembang dengan membuka sejumlah program keahlian, di antaranya Tata Busana, Komputer dan Jaringan, serta Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Saat ini, SMK Al Huda memiliki sekitar 35 rombongan belajar dengan jumlah siswa sekitar 1.185 orang.

Artikel Terkait