Sungai Babakan Meluap, Empat Desa di Ketangungan Brebes Kebanjiran

Luapan Sungai Babakan rendam 4 desa di Ketanggungan, Brebes. Sebanyak 672 KK terdampak, ratusan rumah tergenang, tanpa korban jiwa.
BREBES, puskapik.com - Sedikitnya empat desa di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Babakan, Selasa (3/3/2026) dini hari. Keempat desa tersebut yakni, Desa Karangmalang, Padakaton, Dukuhturi dan Ketangunggan.
Data yang dihimpun di lapangan menyebutkan, sebanyak 672 Kepala Keluarga (KK) atau 1.368 jiwa terdampak banjit tersebut. Dengan jumlah ruma yang terendam mencapai ratusan unit.
Selain rumah, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas umum. Termasuk, ruas jalan utama Pejagan-Ketanggungan. Imbasnya arus lalu lintas di titik tersebut tersendat.
Baca Juga: Tindak Lanjut Perpres 4/2026, Brebes Tegaskan LP2B dalam RTRW Daerah
"Saat ini kondisi seluruh warga terdampak dilaporkan masih aman. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam bencana alam ini," ujar Bagus, anggota PMI Kabupaten Brebes yang diterjunkan ke lokasi bencana.
Dia mengatakan, dari keterangan warga, banjir mulai menerjang pemukiman di Desa Karangmalang pada Senin malam (2/3/2026), sekitar pukul 22.20 WIB. Tepatnya di Blok Persil, dengan ketinggian air antara 30-60 sentimeter.
"Kemudian meluas ke Desa Ketanggungan, Desa Padakaton dan Desa Dukuhturi," katanya
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Wibowo Budi Santoso mengatakan, di Desa Karangmalang sedikitnya ada 30 rumah atau 120 jiwa yang terdampak akibat banjir. Wilayah yang tergenang yakni, RT 01-RT 05 di RW 02z
Sementara di Desa Ketanggungan banjir merendam tiga wilayah RW. Yakni, RW 01, RW 03 dan RW 04. Di RW 01 terdapat 40 rumah atau 160 jiwa yang terdampak. Kemudian, di RW 03 ada sebanyak 140 rumah atsu 560 jiwa yang terdampak. Sedangkan di RW 04 sebanyak 35 rumah atau 140 jiwa.
"Kalau di Desa Padakaton, ada 50 rumah atau 200 jiwa yang terdampak banjir ini. Mereka berada di RT 01 RW 01. Sedangka di Desa Dukuhturi juga ikut terendam tapi kami masih data," terangnya.


