Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Ibu Bayi Prematur di Bumiayu Dibantu Bupati Brebes

Senin, 19 Oktober 2026 | 16.06 WIB
Plt Direktur RSUD Bumiayu dr Hero Irawan menyerahkan bingkisan kepada Najiba Dara Niggar (30), ibu bayi prematur yang mendapatkan bantuan dari Bupati Brebes.
Plt Direktur RSUD Bumiayu dr Hero Irawan menyerahkan bingkisan kepada Najiba Dara Niggar (30), ibu bayi prematur yang mendapatkan bantuan dari Bupati Brebes.

Bupati Brebes membantu pembebasan biaya persalinan dan perawatan bayi prematur Najiba Dara Niggar di RSUD Bumiayu karena keterbatasan ekonomi keluarga.

BREBES, puskapik.com – Kesulitan biaya persalinan yang dialami Najiba Dara Niggar (30), warga Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mendapat perhatian Bupati Paramitha Widya Kusuma.

Anak pertama Najiba lahir prematur dan membutuhkan perawatan intensif, sementara kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan untuk menanggung biaya persalinan dan perawatan bayi.

Najiba mengaku kebingungan menghadapi situasi tersebut. Suaminya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Sementara itu, kepesertaan BPJS Kesehatan miliknya terkendala tunggakan iuran.

Baca Juga: Tari Ambu Sakanti Wakili Jawa Tengah di Festival Budaya Kota Tua Jakarta

“Saya memang tidak mampu dan tidak punya biaya. BPJS juga nunggak,” ungkap Najiba.

Sebelum mendapat bantuan, keluarga Najiba sempat berupaya mencari pertolongan, termasuk melalui pemerintah desa.

Pemkab Brebes kemudian memberikan pembebasan biaya persalinan dan perawatan bayi Najiba di RSUD Bumiayu.

Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, AKBP Febriyani Aer Jadi Polwan Pertama yang Jabat Kapolres Tegal

Najiba mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurut dia, pembebasan biaya itu sangat berarti bagi keluarganya yang sedang menghadapi keterbatasan ekonomi. Selain itu, Najiba juga mendapatkan bingkisan dari pihak rumah sakit.

“Bantuan ini sangat tidak ternilai untuk saya. Semoga Bupati Brebes, Ibu Paramitha Widya Kusuma diberi kesehatan dan kelancaran bertugas,” ujarnya.

Bayi Najiba lahir pada Kamis, 15 Oktober 2026, dengan berat badan 1,8 kilogram dan panjang 43 sentimeter. Hingga kini, bayi tersebut masih menjalani perawatan di ruang neonatal intensive care unit (NICU) RSUD Bumiayu.

Plt Direktur RSUD Bumiayu, Hero Irawan, mengatakan, pembebasan biaya persalinan dan perawatan diberikan bagi pasien tidak mampu, termasuk bayi yang membutuhkan penanganan medis."Kami berikan dukungan penuh dan memudahkan pengurusan BPJS hingga tidak ada kesulitan lagi," kata dr Hero. 

Sebelumnya, perhatian terhadap keluarga Najiba juga datang dari BAZNAS Brebes. Wakil Ketua IV BAZNAS Brebes, Mujib Shodiq Sukhaimi atau Gus Mujib, bersama tim mengunjungi RSUD Bumiayu pada Jumat (16/10/2026) untuk melihat kondisi ibu dan bayinya.

Tim BAZNAS kemudian mendatangi rumah keluarga Najiba di Desa Kalierang. Mereka mendapati rumah yang ditempati keluarga tersebut dalam kondisi tidak layak huni. BAZNAS Brebes berencana mengusulkan bantuan perbaikan rumah bagi keluarga Najiba.

Artikel Terkait